Breaking News

Nasional

Showing posts with label Kota Medan. Show all posts
Showing posts with label Kota Medan. Show all posts

Wednesday, January 15, 2020

January 15, 2020

Sangat Membantu Bu Masni, Program Bedah Rumah Nurul Hayat Hampir Rampung

Medan- Program Bedah Rumah Nurul Hayat kepada Rumah Ibu Masni sudah memasuki tahap akhir.  Manajer Program NH Medan, Muhammad Fadli mengungkapkan setidaknya hanya tinggal membutuhkan Rp 2.000.000 untuk menyelesaikan program ini.

"Alhamdulillah kita hanya tinggal membuat pintu dan juga lantai untuk rumah bu Masni," ujarnya, Selasa (14/1/2020) di Kantor Nurul Hayat, Jalan Ringroad Medan. 

Rumah Ibu Masni sendiri berada di jalan Jendral Gatot Subroto, Kota Binjai. Nurul Hayat Medan menjalankan program Bedah Rumah karena melihat kondisi rumah yang sudah tidak layak huni.

Manager Zakat Advisor Nurul Hayat, Mabrur menjelaskan Bu Masni sebagai seorang buruh cuci menjadi tulang punggung bagi keluarganya.

"Kondisi suami beliau mengidap penyakit hernia dan tidak bisa bekerja yang menyebabkan demikian. Ditambah lagi posisi rumahnya yang berada di tepi sungai dan tidak layak huni," ujarnya.

Nurul Hayat Medan pun mengajak masyarakat untuk turut menbantu sesama dalam memenuhi kebutuhan sandang, papan dan pangan. Salah satunya dengan program Bedah Rumah ini.

"Terimakasih juga kepada para donatur yang telah rela menginfakkan sebagian rezekinya demi membantu sesama," pungkas Mabrur.

Monday, January 13, 2020

January 13, 2020

Konsisten, Nurul Hayat Bantu Pendidikan Anak Yatim

Medan- Nurul Hayat Medan berupaya semaksimal mungkin dalam menekan angka anak yatim yang putus sekolah karena biaya dengan program beasiswa.  Setidaknya ada 292 anak Yatim dari penjuru Kota Medan yang saat ini mendapatkan beasiswa yatim.

Demikian disampaikan Staff Nurul Hayat Kota Medan, Yusfachmi Chairina kepada wartawan usai pertemuan dengan Kordinator Daerah Yatim di Kantor Nurul Hayat, Senin (13/1/2020).

"Setidaknya ada 292 anak Yatim dari penjuru Kota Medan yang saat ini mendapatkan beasiswa yatim. SD dan juga SMP. Mereka dikoordinatori oleh sebanyak 35 koordinator daerah," ujarnya.

Sosok yang akrab dipanggil Tami ini menuturkan program beasiswa untuk Yatim merupakan program andalan dari Nurul Hayat demi meringankan biaya sekolah para anak yang telah kehilangan ayah.

"Inilah usaha kita untuk mempersedikit  anak yatim yang putus sekolah," ungkapnya.

Selain memberi beasiswa, Nurul Hayat juga melakukan pembinaan kepada para penerima beasiswa.

"Kita minimal melalui korda, membina para adik-adik agar gemar menegakkan sholat yang wajib dan juga suka ibadah-ibadah sunnah agar mereka hidup dalam penuh keberkahan," ujar Tami.

Manajer Funding, Maizul Husna Tanjung yang mendampingi juga mengungkapkan rasa terimakasih kepada para donatur yang telah berinfaq. "Tentunya, ini adalah bukti nyata para donatur untuk meringankan beban hidup kehidupan mereka," ujar Husna.

Nurul Hayat dalam mencari anak-anak yatim biasanya melalui survey dan juga rekomendasi masyarakat.

"Alhamdulillah, program yang telah berjalan cukup lama, hingga kini ada siswa kita yang dari kelas 3 SD diberi beasiswa kini sudah di SMP," pungkas Husna.

Friday, January 10, 2020

January 10, 2020

Nurul Hayat Medan Konsisten Bantu Guru Al-Quran Tiap Bulan

Medan- Nurul Hayat Medan konsisten dalam membantu para guru Al-Quran untuk mengajarkan kitab suci yang Allah anugerhkan pada manusia.

Demikian disampaikan Branch Manager Nurul Hayat Medan, Rendy Septi Sanjaya dalam acara penandatanganan kontrak program Insentif Bulanan Guru Al-Quran (IBUQU), Sabtu (11/01/2020), Jalan Pasar 1 Setia Budi Medan.

"Kita membantu para Guru Al-Quran, pengajar kitab suci yang mengantarkan anak kita menjadi lebih baik di dunia serta di akhirat agar para guru fokus mengajar dan tidak terlalu memikirkan kebutuhan hidup," ujar Rendy.

Rendy S Sanjaya menuturkan penandatanganan kontrak setiap awal tahunnya merupakan program tahunan yang juga sebagai evaluasi apakah guru yang diberikan intensif masih mengajar, berpindah tugas atau sudah berhenti.

"Semoga apa yang kita berikan dan apa yang bapak, ibu guru lakukan semakin membuat anak-anak generasi penerus lebih cinta terhadap Al-Quran yang mengantarkan menjadi orang yang lebih baik di dunia," kata Rendy.

Setiap tahunnya, Nurul Hayat terus menambah kuota guru Al-Quran yang akan dibantu. Tahun 2020, setidaknya ada 200 guru Al-Quran yang tersebar di Medan, Binjai dan Deliserdang yang terbantukan setiap bulannya oleh NH Medan.

Sebelum penandatanganan kontrak diadakan juga tausiyah agama. Ustadz Hendra Sihotang dalam ceramahnya menjelaskan bagaimana orang yang ahli Quran memiliki tenpat istimewa. Seperti kedekatan Ibnu Mas'ud dengan Rasulullah Saw.

Ustadz Hendra juga mengingatkan dua hal yang harus dimiliki guru ngaji Al-Quran. "Setidaknya ada dua nilai yg harus dihujamkan oleh kita pengajar Al-Quran. Pertama, keikhlasan. Mengajar Al-Quran itu proyek Allah. Yang kita cari adalah kemuliaan dari Allah. Kedua, memiliki akhlakul karimah. Akhlak yang mulia," ujarnya.

Para Guru Al-Quran harus bisa menjadi contoh bagi murid-muridnya. "Seorang murid tidak hanya mengambil ilmu tetapi juga keteledanan dari gurunya," pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 178 guru al-Quran dari berbagai TPQ, MDTA, serta pengajian Maghrib Mengaji rumahan dari berbagai daerah. NH dalam kesempatan kali ini menyalurkan intensif sebesar Rp 53.400.000 kepada para guru Al-Quran ini.

Saturday, December 21, 2019

December 21, 2019

Kekejaman Terhadap Muslim Uyghur, Ini Kata Pimpinan Ranting Muhammadiyah

Medan- Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kelurahan Tangkahan mengecam keras tindakan kekejaman Pemerintah China terhadap etnis muslim Uyghur.

Ketua PRM Kelurahan Tangkahan, Eka Putra Zakran menegaskan perlakuan biadab China Komunis terhadap muslim Uyghur tidak dapat ditolerir lagi.

"Sudah saat dunia internasinal bicara dan memgambil sikap tegas memberi sanksi terhadap Pemerintah Komunis China. Dari tahun ketahun banyak persoalan yang dialami oleh umat muslim Uyghur," ujar Eka pada wartawan, Ahad (22/12/2019).

Kejahatan yang dilakukan oleh Pemerintah China Komunis jelas telah melanggar Hak Azazi Manusia, bahkan sudah termasuk kejahatan kemanusian (genosida) yang bertujuan untuk meluluh lantahkan salah satu etnis yaitu umat Islam Uyghur.

"Kejahatan yang dilakuak oleh pemerintah China Komunis tidak pantas lagi di maafkan. Ya Presiden China, Xi Jimping wajib diadili di Mahkamah Internasional di Denhaag Belanda, layaknya seperti Presiden Miyanmar Ang Sun Suki yang juga diseret ke Mahkamah Internasional untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang tidak berprikemanusiaan," jelasnua

Apa pun agamanya, siapa pun orangnya sejatinya wajib gusar dan marah terhadap kebiadaban itu. Sama halnya dengan pemerintah RI, seharusnya bersikap.

"Kan jelas di atur dalam UUD kita bahwa Penjajahan diatas dunia harus dihapuskan," cetus Eka.
December 21, 2019

Medan Bebas Banjir 2022, Sumut Bermartabat

Medan- Gubernur Sumatera Utara Edy mengingatkan apabila alam dijaga, maka alam akan menjaga yang menjaganya. Untuk itulah Gubsu mengajak semau untuk menjaga alam.

Hal itu disampaikan dalam Deklarasi dan Sosialisasi Medan Bebas Banjir 2022 di Lapangan Merdeka Medan, Ahad (22/12). Acara ini dihadiri ratusan masyarakat dan komunitas pencinta lingkungan.

“Apabila alam terjaga dengan baik, maka alam pun akan menjaga kita. Adanya banjir bandang, itu semua akibat ulah kita. Jadi mulai saat ini, marilah  kita jaga alam ini sehingga alam menjaga kita!” ujar Gubsu.

Melalui Deklarasi dan Sosialiasi Medan Bebas Banjir 2022, Gubsu merngajak seluruh warga Sumut dan Kota Medan untuk menjaga kebersihan sungai  yang melintasi Kota Medan. 

Warga yang tinggal di bantaran sungai akan diupayakan pemindahannya, sehingga kebersihan sungai terjaga. Semua itu dilakukan dalam rangka mengembalikan fungsi sungai sebagai sumber kehidupan.

“Medan bersih, Sumut akan bermartabat. Ke depan, kami sedang berkomunikasi dengan Bapak Wali Kota Medan. Seluruh tiang listrik akan hilang semua, kabelnya akan masuk lewat bawah. Untuk itu kami minta maaf minta maaf kepada warga  apabila ketenagan dan kenyamanannya terganggu menyusul dilakukannya penataan ini,” tegasnya.

Pemerintah Kota Medan sendiri menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gubsu Edy Rahmayadi atas perhatiannya yang begitu mendalam terhadap Kota Medan.

“Kami seluruh jajaran Pemko Medan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubsu atas upaya yang dilakukan untuk mewujudkan Medan Bebas Banjir. Kami siap tidak hanya untuk bekerjasama tetapi juga siap melaksanakan semua kegiatan ini karena bertujuan demi kepentingan seleuruh warga Kota Medan,” kata Pelaksana tugas (Plt) Wali Kopta Medan Ir H Akhyar Nasution MSi.

Banjir adalah masalah yang sangat komplek dan sistemik. Oleh karenanya, Akhyar sangat senang, sebab seluruh pemangku kepentingan penanganan banjir di Kota Medan.

“Dengan kehadiran semua pemangku kepentingan yang terkait dengan penanganan masalah banjir, kami merasa punya teman dan orang tua di Kota Medan. Untuk itu  kami berharap semua pihak mengambil peran sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing,” kata Akhyar.

Akhyar menegaskan bahwa seluruh pihak  terlibat dalam penanganan banjir ini. Akhyar mewanti, jangan sampai ada satu pun mata rantai yang terputus. “Apabila ada satu mata rantai yang terputus, maka program Medan Bebas banjir yang kita laksanakan ini tidak akan terwujud,” tegasnya.

Seluruh masyarakat diimbau untuk minimal tidak buang sampah semabarangan, membersihkan halaman rumahnya masing-masing.

“Siapa pun dia, seluruh warga Kota Medan maupun yang datang ke Kota Medan, wajib mewadahi sampahnya masing-masing. Sampah itu tanggung jawab kita pribadi, tugas pemerintah hanya mengangkut  untuk selanjutnya memindahkannya dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA),” ungkapnya.


Tuesday, December 10, 2019

December 10, 2019

Komitmen, Nurul Hayat Santuni Janda Sampai Akhir Hayat

Medan, - Lembaga Amil Zakat Nurul Hayat Medan kembali menyalurkan santunan Janda Tua Dhuafa (Sajada) di beberapa titik Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Rabu (11/12/2019)

Manager Divisi Program NH Medan Muhammad Mufti Al-Farabi menjelaskan bahwa program Sajada merupakan salah satu program bidang sosial kemanusiaan Nurul Hayat Medan.

Program Sajada sendiri berbentuk pemberian sembako setiap bulan kepada para janda tua dhuafa yang tidak hanya sekali tapi seumur hidup.

"Sajada adalah program rutin Nurul Hayat yang bertujuan membahagiakan mereka para janda tua yang dhuafa di sisa umurnya," ujar sosok yang kerap disapi Abi ini.

Sejauh ini, Nurul Hayat Medan sudah menyalurkan santunan kepada puluhan janda dhuafa yang tersebar di Sumatera Utara.

Abi menjelaskan janda tua dhuafa menjadi sasaran bantuan karena merupakan usia yang sudah tidak produktif lagi.  "Tidak mungkin seusia mereka untuk bekerja lagi serta sering juga tidak diperhatikan oleh kita," tambahnya.

Sekretaris Manager Fundrising NH Medan, Irma Yani yang turut mendampingi menjabarkan selain sajada, NH Medan juga memiliki program sosial kemanusiaan lain. "Selain sajada, kita punya program Dana Sosial (Dansos) dan juga insentif bulanan guru al-Quran atau Ibuqu," ujarnya kepada wartawan.

Manager Marketing NH Medan Maizul Husna Tanjung menegaskan bahwa Nurul Hayat punya komitmen untuk menyalurkan santunan seumur hidup selama para janda dhuafa ini masih membutuhkan uluran tangan.

"Terimakasih kepada seluruh donatur yang telah membantu menyisihkan sebagian saja dari rezekinya untuk program kebaikan Nurul Hayat ini. Semoga Allah membalas kebaikan para donatur," pungkas Husna.

Salah seorang penerima manfaat, Nek Maemunah (97 tahun) warga dusun 2,  desa Hamparan Perak mengaku Santri Khidmat Nurul Hayat telah sudah dianggap seperti cucu-cucunya yang selalu disambutnya dengan rasa bahagia.

Sementara itu, Nek Rosita (65) warga Desa Selemak mengaku sangat senang dengan kehadiran Nurul Hayat. "Senang sangat, bantuan dari Nurul Hayat sangat dinantikan setiap bulan," pungkasnya.

Monday, June 24, 2019

June 24, 2019

Fraksi PDIP DPRD Medan Mendesak Walikota Medan Evaluasi Kadis Pendidikan Kota Medan

Gambar terkait
MEDAN—Fraksi PDIP DPRD Medan mendesak Walikota Medan melakukan evaluasi terhadap Kadis Pendidikan Kota Medan. Pasalnya, kinerja Kepala Organisasi Lerangkat Daerah (OPD) Pendidikan Kota Medan dinilai lemah. Alias tidak berkemampuan meningkatkan mutu pendidikan di Kota Medan.

Hal itu disampaikan Faksi PDIP DPRD Medan melalui juru bicaranya, Boydo HK Panjaitan, dalam pemandangan umum fraksi tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Medan TA 2018, di gedung dewan ruang paripurna, Senin (24/6/2019).

Rapat paripurna itu dipimpin Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung didampingi Wakil Ketua Iswanda Ramli dan Ihwan Ritonga. Juga dihadiri para anggota dewan dan pimpinan OPD Pemko Medan serta camat.

Menurut Boydo, pihaknya melakukan koreksi anggaran di Dinas Pendidikan Medan. Dimana alokasi anggaran sebesar Rp70,13 miliar lebih untuk program wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun. Namun dari sekian alokasi anggaran hanya terealisasi sebesar Rp58,17 miliar. Sementara yang tidak digunakan Rp11,96 miliar.

Berikutnya untuk program peningkatan mutu pendidikan dan tenaga pendidikan dialokasikan sebesar Rp51,81 miliar lebih. Dan yang terealisasi hanya Rp25,77 miliar lebih. Sedangkan yang tidak terealisasi Rp26,04 miliar lebih.

Atas dasar itu pula, FPDI P minta OPD Dinas Pendidikan perlu dievaluasi, termasuk Kadis Pendidikan Kota Medan.

Selain itu, Fraksi PDIP Kota Medan menyoroti kinerja Pemko Medan. Hal itu karena tidak dilakukannya terlebih dahulu pembahasan Ranperda Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) sebelum Laporan Pertanggungjawaban (LPJ). Dan ketentuan itu merupakan tahapan pembahasan sesuai UU No 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah yakni Pasal 154.

Terkait hal itu, Boydo mempertanyakan apakah pembahasan LKPJ APBD Kota Medan TA 2018 diabaikan. Dan apakah LPJ APBD Kota Medan 2018 dan laporan keuangannya telah diaudit BPK.


sumber: informasi terpercaya

Wednesday, May 8, 2019

May 08, 2019

Wali Kota Medan: Ramadhan Fair Wadah Silaturahim dan Interaksi

MuslimOnline.Id- Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi  MH membuka Ramadhan Fair ke-16  tahun 2019 di Taman Sri Deli Jalan Sisingamangaraja Medan, Rabu (8/5).  Selain menjadi wadah silaturahmi dan interaksi sosial religius, Ramadhan Fair juga diharapkan dapat menjadikan dunia usaha, terutama UMKM di Kota Medan dapat berkembang sekaligus meningkatkan segmen pasar produk-produk yang dihasilkan.

Di samping itu Wali Kota berharap agar perhelatan Ramadhan Fair tidak hanya sebagai media efektif bagi para pelaku UMKM untuk mengenalkan produknya, tetapi juga dapat menjadi media siar yang bermuara pada semakin kuatnya kehidupan beragama guna terwujudnya Kota Medan yang humanis dan religius.
               
Meski hujan deras mengguyur sejak sore hingga malam hari, namun antusiasme masyarakat menyaksikan pembukaan Ramdhan Fair cukup tinggi. Ribuan warga tampak memadati sekeliling lokasi Ramadhan Fair. Walaupun berdiri, namun mereka tetap antusias untuk menyaksikan prosesi pembukaan event yang mengusung bazaar kuliner dan produk UMKM serta dibalut hiburan yang bernuansa religi tersebut. Apalagi band papan atas ibukota, Wali Band tampil untuk  menghibur pengunjung sekaligus memeriahkan pembukaan Ramadhan Fair dengan sejumlah lagu hitsnya.
           
Diawali  dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an dan penabuhan bedug yang dilakukan Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi, Sekda Ir Wiriya Alrahman MM, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, Dandim 0201/BS Kol Inf Yuda Rismansyah serta unsur Forkopimda Kota Medan lainnya, Ramadhan Fair resmi dibuka.
           
Dalam sambutannya, Wali Kota mengungkapkan, tanpa terasa Ramadhan Fair telah digelar sejak 16 tahun silam. Sejak edisi pertama digelar tahun 2003,  Ramadhan Fair kini telah menjadi event tahunan yang senantiasa dinanti dengan antusias warga Kota Medan. Itu sebabnya  di akhir pelaksanaan Ramadhan Fair setiap tahunnya, Wali Kota senantiasa minta dilakukan evaluasi sehingga gelaran Ramadhan Fair semakin lebih baik.
             
“Kita tidak ingin event ini gagal memenuhi ekspetasi warga yang berkunjung. Atas dasar itulah, kami berusaha senantiasa memberikan yang terbaik kepada setiap pengunjung Ramadhan Fair,” kata Wali Kota.
             
Di Ramadhan Fair tahun ini, jelas Wali Kota, sejumlah bintang tamu dihadirkan untuk memeriahkan event tersebut. Di samping itu juga sejumlah kegiatan yang bernuansa Islami pun telah dipersiapkan, seperti tausiah Ramadhan, berbagai perlombaan, hiburan  Islami serta bazar baik kuliner maupun produk UMKM. “Semoga ini dapat menghibur seluruh pengunjung yang hadir,” harapnya.
               
Diakui Wali Kota, agar Ramadhan Fair bisa terus hadir sebagai salah satu ikon Kota Medan  di tahun-tahun mendatang tentunya butuh inovasi dan pembaharuan di segala bidang. Untuk itu Wali Kota minta kepada OPD terkait harus mampu menjalankan tugasnya sesusia dengan tupoksinya masing-masing.
         
‘’Saya juga berharap Ramadhan Fair dapat menjadi tempat pengembangan potensi pasar bagi para pelaku UMKM di bulan Ramadhan. Kemudian sebagai media syiar yang bermuara pada semakin kuatnya kehidupan beragama di Kota Medan. Di samping itu lagi, kita ingin Ramadhan Fair dapat menjadi sector pembangunan kebudayaan yang Islami di Kota Medan,’’ harapnya.
             
Selanjutnya Wali Kota minta agar  pelaksanaan Ramadhan Fair yang berlangsung 6  Mei – 4 Juni agar terus dipantau baik dari segi teknis acara hingga keamanan, kebersihan  dan kenyamanan di seluruh area berlangsung Ramadhan Fair. Selain itu, setiap stand juga harus ditingkatkan standar pelayanan dan harga yang tidak memberatkan pengunjung yang datang.
             
Khusus bagi para pedagang, Wali Kota kemgingatkan agar selalu menjaga kebersihan sehingga  pengunjung yang datang merasa tenang dan nyaman.  “Jika memungkinkan, kurangi pemakaian plastik dan styrofoam karena kedua bahan itu sulit dihancurkan secara lami di alam sehingga dapat merusak lingkungan. Gunakanlah bahan-bahan yang ramah lingkungan dan mudah didaur ulang. Mari  kita wujudkan Islam  adalah agama Rahmatan Lil Alamin dengan turut menjaga alam dan lingkungan sebelum terlambat,” pesannya.
         
Ramadhan Fair yang berlangsung hampir sebulan ini, diikuti 135 pedagang berbasis kuliner dan 75 pedagang non kuliner. Selain menikmati aneka kuliner dan hasil kerajinan, para pengunjung juga dapat mengikuti tausyiah dan konsultasi agama. Kemudian menyaksikan atraksi seni dan budaya Islami dari artis lokal dan ibukota di antaranya Wali Band, Syahrul Gunawan dan Fanny KDI. Di samping itu juga dapat mengikuti sejumlah perlombaan bersifat religi seperti festival marhaban dan shalawat serta pemilihan da’i cilik. (H/KU)

Tuesday, May 7, 2019

May 07, 2019

Ekspedisi IZI Distribusikan Paket Ramadhan ke Karo

MuslimOnline.Id- MEDAN Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) perwakilan Sumatera Utara (Sumut) melaksanakan Program Ekspedisi Ramadhan yang bertujuan untuk menyalurkan paket-paket Booking Ramadhan yang telah disusun dalam bentuk Paket komplit Sembako. Pendistribusian Paket Booking Ramadhan adalah daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal). Terkhusus di Sumatera Utara, bagian 3T yang menjadi tempat pendistribusian adalah Desa Kampung Bina Muallaf Desa Kebayaken, Naman Teran Karo.

Dalam program ini terdapat beberapa Agenda pendukung dalam menyalurkan Paket Booking Berkah Ramadhan. Di pembukaan sendiri terdapat kata sambutan dari beberapa pihak Masyarakat di Karo (03/19). Kata sambutan pertama dibawakan oleh bapak Rizal selaku BKM Mesjid Istiqamah. Dalam sambutannya Bapak Rizal sangat bersyukur dan mengapresiasi kedatangan IZI ke Desa Kebayaken untuk menyalurkan Paket Ramadhan. Terlihat dalam kata sambutannya beliau mengatakan bahwa masyarakat sangat butuh bantuan yang seperti ini.

Selanjutnya kata sambutan yang dibawakan oleh Ka. Perwakilan IZI Sumut, M. Iqbal Farizi. Dalam sambutannya, beliau mengatakan sangat antusias untuk langsung mendatangi rumah Mustahik di Desa Kebayaken ini.

"Ada 100 Paket Ekspedisi Ramadhan yang akan IZI bagikan untuk para Mustahik di Kabupaten Karo" sahut M. Iqbal Farizi.

Simbolis penyerahan paket Ramadhan bersama M. Iqbal Farizi selaku Ka. Perwakilan dan diterima oleh Mustahik yang berhak menerima santunan. Hal ini dilaksanakan karena bentuk kepedulian IZI terhadap orang-orang di daerah pelosok yang jarang mendapat amunisi bantuan. Seorang Muallaf bernama Supriadi tinggal di rumah yang sangat sederhana. Mereka tinggal di bawah kaki gunung Sinabung. Terpal plastik menjadi pelapis rumah agar tepasan hujan dan panas tak masuk hingga ke dalam rumah. Mengharukan, ketika sepaket sembako dari IZI membuat senyum campur haru terukir di wajah satu keluarga Suriadi.

Bukan hanya Suriadi, keluarga petani bernama Nano Tarigan yang hanya tinggal berdua dengan anak istrinya juga menjadi perhatian IZI untuk menyalurkan Paket Sembako Ekspedisi Ramadhan. Rumahnya sangat memprihatinkan, bahkan lantai rumah terbuat dari tanah dan bangunan juga hanya terbuat dari kayu dengan ukuran rumah yang sangat sempit. Bisa dikatakan rumahnya sangat tidak layak untuk menjadi tempat tinggal. Dengan rasa haru Nano menyampaikan "Saya seorang petani. Kalau hasil tani saya bagus Alhamdulillah bisa membantu ekonomi keluarga tapi seringnya hasil panen gagal, itu halnya membuat saya rugi"

Ternyata, banyak orang-orang yang sebenarnya sangat butuh uluran tangan kita. Semoga Paket Ramadhan ini dapat bermanfaat untuk para Mustahik di Kabupaten Karo. Harapannya dengan adanya Program Ekspedisi Ramadhan ini dapat menyambung tali kehidupan melalui Paket Ramadhan yang telah disalurkan. Semoga apa yang diberi menjadi keberkahan untuk yang menerima dan semoga yang ikut andil dalam Program Berkah Booking Ramadhan dapat mendapatkan pahala atas harta yang telah dikeluarkan untuk membantu kaum sesama.
May 07, 2019

Ramadhan Ini, Dai Peduli Bawa Imam asal Gaza ke Sumut

MuslimOnline.Id- Dai Peduli Sumatera Utara akan menggelar Safari Ramadhan Imam Gaza Palestina pada Ramadhan 1440 H tahun ini. Imam asal Gaza tersebut akan berkeliling daerah Sumatera Utara tepatnya Kota Medan, Deliserdang, Tebingtinggi, Tanjungbalai dan Labuhanbatu.

Hal itu disampaikan Ketua Dai Peduli Sumut, Ustadz H Khairul Arif Giawa Lc MA kepada wartawan, Selasa (7/5/2019) di Medan.

"Safari Imam Gaza di Sumut akan berlangsung dari 15 - 27 Mei 2019," ujarnya didampingi Sekretaris Dai Peduli, Islahuddin Panggabean dan Manager Fundrising, Ibnu Hasyim Lubis.

H Khairul berharap kegiatan safari dakwah ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap nasib saudara kita di Gaza yang sedang terzholimi oleh zionis Israel

"Kami secara khusus juga Mmengajak masyarakat Indonesia untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan rumah yatim di gaza," kata H Khairul.

Sementara itu, Sekretaris Islahuddin mengatakan bahwa Imam Gaza yang akan datang ke Sumatera Utara adalah Muhammed Zaki Sahada Hamad. Ia adalah Imam Masjid Al-Ajami Gaza.

"Beliau kelahiran 1994 tetapi telah hafal Al-Quran bahkan bisa menyetor hafalan dalam sekali duduk. Beliau merupakan Imam Masjid Al-Ajami di Gaza," ujarnya.

Sebelumnya, Syaikh M Zaki beserta Imam Muda Gaza lain telah bersilaturahim dengan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan Ustadz Sdi Hidayat.

Dalam laman facebooknya, Ustadz Adi Hidayat juga menyebut prestasi dari Imam Muda Gaza tersebut yakni mampu menghafal Al-Quran dalam satu kali duduk.

"Prestasi mereka adalah bisa menyetor hafalan Al-Quran 30 Juz dalam 1 x duduk," ujar Adi dalam laman Facebooknya.

Safari Dakwah di Sumatera Utara akan diawali dengan kajian shubuh di Masjid Al-Arif, Konplek Tasbi 2, Jalan Ring Road Medan Selayang pada Rabu 15 Mei 2019.

Sunday, April 28, 2019

April 28, 2019

Aisyiyah Hapus Stigma Negatif Islam dengan Bukti Nyata

MuslimOnline Id- Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menilai, sebagai organisasi yang menjadi komponen persyarikatan wanita Muhammadiyah, kehadiran gerakan Aisyiyah telah ikut mewarnai berbagai aspek kehidupan di tanah air, termasuk di Kota Medan. Apalagi, gerakan Aisyiyah telah menunjukkan komitmen dan dedikasinya di bidang sosial, pendidikan, kesehatan serta keagamaan.

Komitmen dan dedikasi itu diwujudkan dengan adanya sekolah, perguruan tinggi, maupun rumah sakit. Atas dasar itulah Wali Kota berharap agar gerakan Aisyiyah dapat terus memberikan sumbangsih terbaik bagi pembangunan khususnya Kota Medan.

Demikian harapan yang disampaikan Wali Kota Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH saat menghadiri perayaan Milad Aisyiyah ke 105 H/102 M di Gelanggang Olahraga (GOR) Mini Dispora Sumut, Jalan Williem Iskandar Medan, Sabtu (27/4). Melalui perayaan tersebut, Wali Kota berpesan kepada seluruh kader Aisyiyah untuk terus berbuat dan bekerja dengan penuh keikhlasan demi kemaslahatan umat di manapun berada.  
           
"Alhamdulillah, tanpa terasa 105 tahun sudah gerakan Aisyiyah hadir di tengah-tengah hidup masyarakat. Selama lebih dari satu abad ini pula, gerakan Aisyiyah telah menunjukkan berbagai nilai kemuliaan dalam segala aktivitas yang menjadi titik tolak pergerakannya. Semoga hal baik ini dapat terus dilakukan hingga memberi manfaat dalam jangka panjang, khususnya bagi Kota Medan, " kata Wali Kota.        

Dalam perayaan Milad yang mengangkat tema “Aktualisasi Risalah Pencerahan Untuk Dakwah Melintas Batas” tersebut, Wali Kota selanjutnya mengajak agar seluruh kader Aisyiyah agar  menjadikan momentum tersebut untuk lebih meningkatkan berbagai aktivitas yang mampu menebarkan cahaya iman dan islam di tanah air.

Terlebih lagi bilang Wali Kota, milad Aisyiyah berdekatan dengan peringatan Isra Mi'raj sekaligus mendekati masuknya bulan Ramadhan 1440 H. "Inilah saat terbaik bagi kita semua untuk  menunjukkan keagungan sebagai agama Islam yang senantiasa mengajak dan membawa kita dalam kebajikan sekaligus sebagai agama yang Rahmatan lil-alamin,” ungkapnya.

Sekaitan itulah Wali Kota berpesan agar seluruh kader Aisyiyah senantiasa berpegang teguh pendirian keislamannya dengan terus mengamalkan ajaran-ajaran yang sesuai dengan Al-Qur'an dan hadist hadir. Di samping itu Wali kota berharap agar milad ini hendaknya menjadi bukti bahwa agama Islam adalah agama yang adil, baik kepada kaum laki-laki maupun perempuan.

Apalagi tambah Wali Kota, keberadaan gerakan Aisyiyah menunjukkan bahwa emansipasi dalam Islam telah ada sejak lama, bahkan sebelum gerakan feminis bergaung di berbagai belahan dunia. Kehadiran gerakan Aisyiyah bilang Wali kota,  membuktikan bahwa kedudukan perempuan dalam agama Islam itu sangat mulia.

“Teruslah menebarkan nilai-nilai kebaikan Islam, sehingga stigma negatif yang kerap dilekatkan pihak yang tidak bertanggung jawab dapat diredam dan dihapus melalui bukti nyata yang dilakukan gerakan Aisyiyah," pesannya.
           
Di akhir sambutannya, Wali Kota mengimbau kepada seluruh pihak, khususnya kader Aisyiyah agar memperkuat silaturahmi dan merajut ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathoniyah, tidak hanya di kalangan Aisyiyah Kota Medan saja melainkan ke seluruh lapisan masyarakat.  
         
"Dengan niat yang tulus dan ikhlas, semoga gerakan Aisyiyah senantiasa menjadi gerakan muslimah terbesar yang mampu menggetarkan dunia dengan kiprahnya di segala bidang kehidupan," pungkasnya.            
         
Acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB tersebut diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Quran. Di kesempatan ini, Wali Kota menyerahkan sumbangsih pribadi sebesar Rp. 5 juta untuk dialokasikan ke berbagai kegiatan yang menjadi fokus pembinaan gerakan Aisyiyah. Turut hadir pula mendampingi Wali Kota, Asisten Umum (Asmum) Kota Medan Renward Parapat dan Kabag Agama Adlan. (H/KU)

Friday, April 26, 2019

April 26, 2019

Resmikan Masjid Syiar Islam, Walikota Medan: Jangan Biarkan Kosong!

MuslimOnline.Id- Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MS ,M.H meresmikan Masjid Syiar Islam di Jalan Nawi Harahap Medan. Jumat (26/04).

Diharapkan masjid ini nantinya dapat menjadi centrum segala aktifitas masyarakat sekitar, baik sebagai pusat kegiatan  keagamaan  maupun pusat keragaman aktifitas lainnya. Di samping itu Wali Kota pun berharap agar masyarakat sekitar senantiasa memakmurkan Masjid Syiar Islam tersebut.

Peresmian Masjid Syiar Islam ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pelepasan gembok pada pintu mesjid yang dilakukan langsung Wali Kota disaksikan Wakil Ketua BKM Masjid Syiar Islam  Amaluddin Siagian, Ketua Panitia Pembangunan Masjid  Ir Bakti Lubis, Manajer BNI Syariah Irvan Satya, Kabag Humas Ridhjo nasution, Camat Medan Amplas Edi Mulia Matondang serta tokoh masyarakat.

Dalam arahan singkatnya, Wali Kota berharap agar peresmian Masjid Syiar Islam semakin menambah kecintaan seluruh jemaah kepada Allah SWT, Rasullah SWA, Al Qur’anul Karim serta kecintaan terhadap masjid maupun seluruh unsur yang ada  di dalam rumah Allah SWT yang mulia tersebut.

“Dengan peresmian Masjid Syiar Islam ini, saya berharap akan semakin kokoh berdiri membangun pondasi keisalaman di seluruh sanubari setiap umat Muslim yang ada di Kecamatan Medan Amplas. Kemudian saya ingin masjid ini nantinya senantiasa diisi dengan aktifitas keagamaan. Jangan dibiarkan kosong melompong tanpa ada syiar agama di dalamnya,” kata Wali kota.

Kemudian Wali Kota menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BKM Masjid Syiar Islam dan masyarakat sekitar karena telah berupaya sekuat tenaga membangun masjid tersebut. Dikatakan Wali kota, membangun masjid tidak mudah dan murah.

“Alhamdulillah, berkat kekuatan iman dna ikhtiar  seluruh masyarakat. Kini kita bisa lihat  Masjid Syiar  Islam telah berdiri dengan kokoh. Semoga masjid ini nantinya dapat membangun pondasi keimanan di hati dan sanubari setiap warga sekitar,” ungkapnya.

Apalagi tambah Wali Kota, peresmian Masjid Syiar Islam  dilaksanakan  dengan momen Israk Mi’raj dan berdekatan dengan datangnya bulan suci Ramadhan 1440 H.  Dengan demikian  bilang Wali Kota, semakin menambah  nilai plus keberadaan Masjid Syiar Islam di tengah-tengah masyarakat. Di kesempatan itu, Wali Kota juga menyerahkan bantuan Pemko Medan sebesar Rp. 40 juta kepada BKM Masjid Syiar Islam.

Masjid Syiar Islam dibangun di atas lahan seluas  27 x 11 meter dengan biaya lebih dari Rp. 2 miliar. Menurut Drs Ir Bakti Lubis selaku Ketua Panitia Pembangunan Masjid Syiar Islam, pihaknya saat ini membutuhkan dana sebsar Rp.81 juta lagi untuk menutupi kekurangan pembangunan masjid tersebut.

Bakti mengungkapkan, partisipasi masyarakat untuk mendukung penyelesaian pembangunan cukup tinggi. Dengan penuh keikhlasan, warga bahu membahu menyumbang sehingga pembangunan dapat dilakukan hingga rampung, diantaranya keluarga Farida Harahap yang menyumbang sebesar Rp.500.000.000 dan keluarga Prof Dr H Parinduri sebesar Rp.150.000.000.

“Berkat bantuan dan sumbangan yang diberikan warga, alhamdulillah Masjid Syiar Islam sudah selesai terbangun. Semoga ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan rasa kecintaan terhadap masjid. Mari kita manfaatkan dan jaga rumah Allah yang mulia ini dengan sebaik-baiknya,”  ungkap Bakti.

Kemudian Bakti  berharap kekurangan biaya pembangunan masjid dapat diselesaikan. Dia yakin jika dipikul bersama, beban yang berat akan terasa  ringan. “Mudah-mudahan ini dapat menjadi motivasi bagi kita semua dan kita mendapat ridho dari Allah SWT,” harapnya.

Wednesday, April 17, 2019

April 17, 2019

Subhanallah....Militannya Kader PKS, Tungguin Istri yang Lagi Kawal Suara

Medan,- Militansi kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam menjaga suara memang tak perlu dipertanyakan lagi. Di arena Pemilihan Umum (pemilu) 2019 ini, militansi kembali ditunjukan dengan solidya kerjasama kader-kader partai tarbiyah ini.

Seperti yang ditunjukan Izhar Syafawi yang rela menunggu istrinya yang tengah mengawal sura di Tempat Pemungutan Suara (TPS) hingga larut malam. 

"Nunggu Istri di TPS 103 rengas pulau medan marelan. Masih berjibaku mnjaga suara PKS dan 02.
#UIS_mngawal," tulis Izhar dalam pesan akun Facebooknya.

Izhar juga tampak mengawal sang istri dengan memfoto kegiatan penghitungan di TPS. Tidak hanya itu, akun Izhar Syafawi memposting status yang banyak direspon akun lainnya. "Seharian jaga anak Krn istri jaga suara" tulis Izhar yang langsung mendapat komentar beragam dari akun lainnya.

Izhar juga tampak memposting status menyemangati kader PKS lainnya yang tengah berada di TPS."JIHAD SIYASI BELUM SELESAI JANGAN ADA MUJAHID MUJAHIDAH YANG TIDUR DULUAN
Jaga suara ummat," tulisnya.

Tidak hanya Izhar, militansi saksi PKS di TPS juga ditunjukan Muhammad Aslam yang memposting kesibukan diruang tabulasi suara PKS di Dapil 5 Kota Medan. "Masih nge tem nih di sekret," tulisnya saat menjelang subuh.

Monday, April 8, 2019

April 08, 2019

NU Diharapkan Dukung Pembangunan Kota Medan

MuslimOnline.Id- Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menyambut baik sekaligus mengapresiasi terbentuknya Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PC NU) Kota Medan masa khidmat 2019-2024.

Kepengurusan yang baru nantinya diharapkan dapat memajukan organisasi, termasuk mendukung seluruh pembangunan yang dijalankan Pemko Medan, terutama dalam pembangunan kemaslahatan umat.

Apresiasi disampaikan Wali Kota ketika menerima audiensi PC NU Kota Medan di Rumah Dinas Jalan Sudirman Medan, Senin (8/4) pagi.

Selain silaturahmi dan memperkenalkan diri,  kedatangan mereka juga betujuan mengundang Wali Kota hadir dalam acara pelantikan PC NU di Hotel Tiara Convention Center, Selasa (9/4).

‘’Pemko Medan menyambut baik digelarnya pelantikan tersebut. Semoga acara berjalan lancar dan sukses. Kita berharap pengurus yang baru dapat menjalan program dengan sebaik-baiknya sehingga PC NU menjadi lebih maju ke depannya. Di samping itu kita berharap PC NU dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan di Kota Medan,” kata Wali Kota.
         
Wali Kota selanjutnya memaparkan, saat ini perkembangan tekhnologi semakin pesat sehingga berdampak dengan perubahan dan tingkah laku, khususnya para generasi muda. Menyikapi hal tersebut, Wali Kota berpesan agar PC NU mampu menjadi mitra sekaligus jembatan bagi Pemko Medan dalam rangka pembinaan terhadap generasi muda melalui program-programnya.
         
‘’Kiranya PC NU dapat membantu tugas Pemko Medan untuk memberikan pendampingan dan pemahaman di bidang agama, khususnya bagi generasi muda sehingga menjadi generasi yang ber-akhlakul kharimah. Sebab, hal tersebut selaras dengan visi dan misi Pemko Medan dalam upaya mewujudkan Kota Medan menjadi kota yang religius,’’ harap Wali Kota didampingi Kadis Sosial Endar Sutan Lubis dan Kabag Agama Setda Kota Medan Adlan.
         
Sebelumnya, Ketua PCNU Kota Medan Burhanuddin mengatakan, kedatangan mereka untuk silaturahmi dan memperkenalkan diri. Di samping itu mereka sangat mengharapkan kedatangan Wali Kota menghadiri acara pelantikan sekaligus memberikan kata-kata bimbingan.
     
 "Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang telah  menyambut baik kedatangan kami. Semoga sambutan, bimbingan dan arahan yang disampaikan Bapak Wali Kota dapat menjadi semangat untuk kami dalam memberikan kontribusi bagi Kota Medan,’’ ujar Burhanuddin.

April 08, 2019

Konser Melly Goeslaw, Kumpulkan 400 Juta untuk Palestina

MuslimOnline.Id- Kepedulian masyarakat Medan, Sumatera Utara, terhadap derita saudara di Palestina sangat luar biasa. Itu terlihat dari antusias mengeluarkan donasi saat pelaksanaan Hijrahfest to Medan 2019 di Asrama Haji, Medan sejak 5-7 April 2019.

Bahkan, suasana haru terlihat saat puncak pada Ahad (7/4/2019), peserta Hijrahfest sangat sigap mengeluarkan uang untuk ikut lelang. Acara yang disupport oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Utara ini menghadirkan penyanyi Melly Goeslaw.

Beberapa barang yang dilelang di antaranya lukisan yang laku terjual Rp20 juta/orang dan dibeli oleh beberapa orang. Selanjutnya Melly didapuk menyanyikan lagu bunda, dimana peserta akan menyumbangkan Rp5 juta/orang. Ada sekira 26 orang yang ikhlas merogoh dompetnya untuk Palestina. Melihat pemandangan ini, Melly pun terharu.  

“Semoga bunda semua diberikan sehat, panjang umur, diberi waktu kesempatan untuk melihat cucunya membanggakan keluarganya,” ujarnya.

Melly sendiri tak hanya menyanyikan lagu Bunda, lagu andalan lain seperti Ketika Cinta Bertasbih, Ayat-Ayat Cinta membius ribuan peserta yang sejak pagi sudah tertib di lokasi. Sementara itu, hingga akhir acara donasi terkumpul Rp478.472.900.

Marketing Communication ACT Sumatera Utara, Ilham Moehammad menjelaskan pencapaian selama Hijrahfest to Medan di luar ekspektasi.

 “Kami targetkan sekitar Rp300 jutaan. Ini di luar ekspektasi kami,” ujarnya, Ahad (8/4/2019) malam.

Jumlah Rp 478.472.900 itupun, kata Ilham masih bisa bertambah. Karena belum termasuk sumbangan di stan ACT hari terakhir.

 “In sya Allah bisa sampai setengan miliar,” lanjutnya.

Ilham menjelaskan donasi ini akan langsung diserahkan untuk keperluan saudara-saudara di Palestina. Apalagi, lanjutnya kondisi Gaza saat ini sangat mengkhawatirkan.

“Sesuai rilis yang dikelarkan PBB bahwa Gaza iu tahun 2020 akan selesai, musnah kalau enggak kita selamatkan sebagai umat Islam. Makanya kita jor-joran bantu saudara-saudara kita di Gaza. Karena posisi Gaza itu sendiri dengan keterbatasan blokade yang dilakukan Israel.

"Gaza hanya bisa menikmati listrik dua jam per hari. Diblokade tembok setinggi 14 meter dan sekitar luas 300 km. Sudah hampir sama dengan luas Sumatera Utara. Bayangkan kalau Sumut dipagar sekelilingnya semua dan enggak bisa kemana-mana,” ungkapnya.

Penduduk Gaza bisa keluar hanya dari pintu Mesir dan Yaman. “Dimana kita tahu kedua negara ini pro Syiah. Dengan kondisi ini mereka dibatasi keluar. Sembako, sayur mayur sulit masuk Gaza. Penduduk Gaza disuruh keluar oleh Israel secar pelan-pelan. Bagi yang bisa melawan, ya melawan. Bagi yang enggak bisa ya tertahan, melawan dibunuh,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini ACT melibatkan 15 relawan dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI). Selama 3 hari ACT ada di Hijrah Fest 2019 ini, dan setiap hari melakukan penggalangan dana untuk Palestina

Hal menarik selain penggalangan dana untuk Palestina adalah adanya prosesi masuk Islam dari salah seorang peserta. Wanita yang enggan disebutkan namanya di media itu minta di syahadatkan di tengah ribuan orang yang hadir.

 Persyahadatan itu pun dipimpin oleh  Steven Indra Wibowo Ketua Muallaf Center Indonesia yang juga hadir sebagai pengisi acara Hijrah Fest.

Friday, March 29, 2019

March 29, 2019

Kerap Dilupakan, Dai Peduli Ajak Bantu Guru Ngaji

MuslimOnline.Id- Forum Dai Peduli Sumatera Utara menggelorakan program Peduli Guru Ngaji demi membantu kehidupan mereka yang merupakan garda terdepan dalam mendidik anak-anak kaum muslimin.

Hal itu disampaikan Ketua Dai Peduli Sumut, Ustadz H Khairul Arif Giawa Lc MA kepada wartawan, Jumat (29/3/2019)

"Guru ngaji punya kepedulian yang tinggi dalam mendidik generasi Islam ke depan namun kebanyakn guru ngaji belum mendapatkan perhatian yang cukup dari pemerintah maka banyak kita dapatkan guru ngaji yang kurang kesejahteraan hidupnya," ujar Khairul Arif.

Dai Peduli Sumut dengan program Peduli Guru Ngaji setidaknya agar guru ngaji terbantu dalam segi ekonomi dan bisa menjalankan aktifitas mengajar tanpa kebingungan dalam masalah ekonomi.

Sementara itu, Manager Fundrising Dai Peduli Sumut, Ibnu Hasyim Lubis yang mendampingi  menuturkan bahwa banyak terlihat kesejahteraan guru ngaji sangat memprihatinkan, padahal mereka adalah pahlawan penjaga moral penerus bangsa ini.

"Tidak sedikit kita lihat masyarakat lebih rela membayar ratusan ribu hingga jutaan untuk pendidikan anaknya, tetapi tidak untuk mengaji. Uang untuk biaya mengaji hanya seikhlasnya," jelas Hasyim.

Akibat kurangnya perhatian kepada guru ngaji, banyak guru ngaji yang beralih profesi. Tentu yang dirugikan adalah umat Islam, khususnya di daerah-daerah yang jarang memiliki guru ngaji.

"Atas dasar itu, kami mengajak masyarakat untuk peduli pada guru ngaji, dan sama sama kita mensejahterakan mereka," ujar sosok asal Siantar itu.

Ibnu melaporkan bahwa saat ini donasi yang telah terkumpul dari para donatur sebesar Rp 4.923.200.

Selain program peduli guru ngaji, target Dai Peduli Sumut selanjutnya adalah program peduli anak yatim. Sementara Dai Peduli secara nasional untuk tahun ini menargetkan akan membangun Rumah Yatim di Gaza, Palestina.

Sunday, March 24, 2019

March 24, 2019

Aksi Sumut Selamatkan Palestina, Jadi Perhatian di Car Free Day Medan

MuslimOnline.Id- Hari minggu ternyata bukan menjadi alasan untuk bermalas-malasan bagi relawan ACT-MRI Sumut, bersama beberapa komunitas lainnya, seperti QR For Humanity, Himagri UMSU, Teater Dermaga, MIM (Muda Inisiatif Memberi), IRAMA (Ikatan Remaja Masjid Al Mustafa), GEMMA (Gerakan Maghrib Mengaji Al Mustafa), dan komunitas Doodle Art Medan, mereka melakukan Aksi Kepedulian terhadap saudara-saudara di Palestina, khususnya di Gaza, Ahad (24/3/2019).

Marketing Communication (Marcom) ACT Sumut, Ilham Moehammad menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pemantik kepedulian terhadap Palestina.

"Aksi ini bertujuan menyadarkan warga sumut bahwa saudara kita di Palestina sedang mmbutuhkan bantuan kita," ujarnya pada MuslimOnline.

Aksi yang diikuti lebih dari ratusan orang ini, cukup menjadi pusat perhatian masyarakat kota Medan yang pagi itu beraktifitas di Car Free Day Lapangan Merdeka Medan. Beragam kegiatan yang dilakukan oleh gabungan komunitas ini, selain orasi yang menggugah masyarakat, mereka juga melakukan drama teatrikal kekejaman dan penindasan zionis Israel. Adegan setiap adegan cukup menggugah dan menyadarkan masyarakat yang menonton saat itu.

Aksi ditutup dengan long march membawa bendera Palestina sepanjang 10 meter dengan mengitari Lapangan Merdeka Medan, sembari meneriakkan Yel-yel serta seruan dukungan.

Beberapa kali juga terdengar teriakan takbir dari peserta aksi. Yang teriakan aksi itu juga diikuti oleh peserta Car Free Day, dan peserta Lomba Marathon yang saat itu juga turut meramaikan Lapangan Merdeka Medan. Beberapa warga yang sedang berolah raga pun tak segan-segan mendokumentasikan aksi relawan ACT-MRI Sumut ini. Usai longmarch, beberapa warga juga tampak sibuk membubuhkan tandatangan nya di spanduk petisii dukungan Sumut Selamatkan Palestina, tua-muda, pria-wanita, tampak antusias pagi itu.

Ilham menuturkan bahwa aksi kali ini, juga meminta dukungan tentang program Kapal Kemanusiaan untuk Palestina.

"Kami juga memnta dukungan dan doa warga Sumut bahwa sebentar lagi ACT akan memberangkatkan Kapal Kemanusiaan untuk Palestina," tutur Ilham.

Selain aksi orasi, kegiatan kali ini juga diisi dengan seni melukis di paper art atau biasa disebut dengan doddle art oleh komunitas Doodle Art Medan. Dan ada juga aksi selfie-selfie warga dan peserta aksi bersama Badut Hello Kitty yang sudah disiapkan oleh ACT Sumut.

Menjelang siang, peserta aksi pun membubarkan diri dengan tertib. Tanpa ada kendala dan gangguan sedikit pun di lapangan


"Nah untuk warga Medan dan Sumut yang ingin memberikan dukungannya terhadap saudara-saudara Palestina kita yang ditindas oleh Zionis Israel. Berikan donasi terbaikmu ke Aksi Cepat Tanggap Jln. Abdullah Lubis Depan Hotel Bandara, Kota Medan," pungkas Ilham.

Untuk Donasi ataupun Infaq bisa juga disalurkan ke Nomor Rekening :
➡ BNI Syariah : 66-00000-21
➡ Bank Mandiri : 101-000-5634-264
➡ An.Aksi Cepat Tanggap

Monday, February 25, 2019

February 25, 2019

DPRD Medan Minta Pihak Sekolah Jangan Paksakan Perlengkapan Untuk UNBK

Hasil gambar untuk jumadi spdiAnggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, H. Jumadi, S.Pd.I minta pihak sekolah, khususnya sekolah Negeri tidak memaksakan murid yang ada di Sekolah Menengah Pertama (SMP) menyediakan perlengkapan untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini saat berada di ruang rapat Komisi B, lantai 3 (tiga), kanto DPRD Kota Medan, Senin (25/2/2019) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Dinas Pendidikan tidak siap. Kalau pemerintah belum mampu menyediakan fasilitas seperti komputer untuk UNBK, lebih baik jangan dilaksanakan,” kata anggota Komisi B DPRD Kota Medan yang membidangi masalah pendidikan di Kota Medan.

Untuk itu, Jumadi meminta kepada kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Marasutan Siregar untuk mengusulkan anggaran pengadaan fasilitas komputer di sekolah SMP Negeri di Kota Medan, sehingga, sekolah-sekolah tidak lagi mengharapkan komputer disediakan oleh murid atau pihak ketiga.

Wednesday, February 20, 2019

February 20, 2019

Terkait Banyaknya Warga Asing, DPRD Medan Tuding Imigrasi Tidak Serius

Komisi A DPRD Kota Medan menilai pihak Imigrasi Kelas I khususnya Kota Medan tidak serius membongkar jaringan penyelundupan WNA Bangladesh ke Malaysia melalui Kota Medan. Pasalnya, kasus jaringan penyelun dupan dan keberadaan WNA Bangladesh di Medan tidak dapat teratasi.

Seperti yang disampaikan anggota Komisi A DPRD Medan, Roby Barus saat melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang komisi A DPRD Medan, Selasa (19/2/2019). Dia bilang jajaran Inteldakim Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I khusus Kota Medan tidak serius dalam membongkar jaringan penyelundupan WNA Bangladesh ke Malaysia melalui Kota Medan, dimana 2 (dua) orang penjaga ruko malah kabur.

 “Sepertinya mereka tidak serius mengungkap kasus ini. Hal ini terlihat dari kaburnya dua penjaga ruko yang sebelumnya sempat diamankan. Kedua, penjaga ruko itu harusnya dapat menjadi pintu masuk Imigrasi untuk mengungkap jaringan penyelundupan imigran ini,” ujar Roby.

Hal serupa juga dikatakan Sekretaris Komisi A DPRD Medan, M. Nasir. Harusnya, imigrasi dapat mengungkap dan membongkar jaringan (agen) yang membawa WNA Bangladesh tersebut masuk ke Indonesia.

“Siapa agen mereka harusnya dapat terungkap. Silahkan lakukan operasi timpora bersama. Bila perlu, razia tempat-tempat yang terindikasi ada orang asing yang masuk secara illegal,” tegas Nasir.

Sedangkan, anggota Komisi A DPRD Medan, Zulkarnain, melihat pengawasan terhadap keberadaan orang asing masih kurang maksimal dilakukan jajaran Imigrasi. Hal itu terbukti, tidak berhasilnya petugas mengetahui keberadaan ratusan imigran Bangladesh itu di Medan.

“Kalau kita di negara Arab, pemerintahnya tau kita berada di daerah mana. Kalau kita terbang antar pulau, kita disuruh melapor. Harusnya Imigrasi juga seperti itu. Sehingga bisa melakukan kontrol,” terangnya.

Sementara Kakanim Kelas II Belawan, Samuel Toba didampingi Kasi Inteldakim, M Rio, mengklaim pihaknya aktif melakukan pengawasan ke wilayah Kanim Kelas II Belawan yang meliputi sebagian wilayah Medan dan Deli Serdang.

“Pengawasan juga dilakukan bersama unsur terkait dalam tim pengawasan orang asing (timpora) seperti kepolisian, TNI, dan Pemda. Kita lakukan operasi bila informasi sudah A2,”ucapnya.

Kasi Intedakim Kanim Kelas I Polonia, Junaidi menyebutkan, dalam kasus WNA Bangladesh di Medan, pihaknya berhasil menemukan 8 orang di wilayah Sekip yang masuk dalam territorial Kanim Kelas I Khusus Medan.

“Prinsipnya, pengawasan itu sesuai wilayah kerjanya. Namun karena kita dapat informasi, makanya kita amankan kemarin,” bilangnya.

Diakhir pertemuan itu, Ketua Komisi A DPRD Medan yang memimpin rapat, Sabar Syamsurya Sitepu S.I.Kom berharap, pengawasan yang dilakukan timpora tidak hanya sebatas rapat semata. Melainkan harus memaksimalkan razia ke lapangan.

“Bila perlu, libatkan kami. Itu yang di Capital, informasi sering ada orang asing. Ayo sama-sama kita razia,” tegas Sabar.

Sebelumnya, Kepala Seksi Intelijen Kanim Kelas I Khusus Medan, Caven Jonathan, menyebutkan, pihaknya kesulitan untuk mengungkap agen ratusan imigran Bangladesh yang ditemukan dari kawasan Kampung Lalang beberapa waktu lalu.

Apalagi, dua penjaga ruko yang sebelumnya sempat diamankan, telah melarikan diri.

“Untuk kasus temuan WNA Bangladesh di Kampung Lalang, diamankan dua WNI yang mengaku bertugas untuk mengurusi makanan dan transportasi para WNA tersebut. Hanya saja, keduanya sudah melarikan diri,” terang Caven.

Dalam pertemuan yang turut dihadiri petugas Kanim Kelas I Polonia, dan Kanim Kelas II Belawan, Caven mengaku pihaknya sudah meminta keterangan kedua penjaga tersebut. Namun saat diperiksa, keduanya memohon untuk pulang karena sedang sakit.

“Setelah kita pulangkan, besoknya mereka tidak datang lagi. Padahal sudah kita ingatkan. Kita memulangkan mereka karena alasan kemanusiaan dan belum bisa menjerat keduanya,” kilah Caven seraya menyebutkan sudah meminta aparat terkait untuk mencari kedua bapak anak tersebut.

sumber : metrorakyat.com

Tuesday, February 19, 2019

February 19, 2019

DPRD Medan Minta Pemko Lakukan Perbaikan Infrastruktur Dan Drainase

Medan. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan berharap agar Pemko Medan dapat melakukan perbaikan infrastruktur dan drainase di Kota Medan, terutama di berbagai kawasan jalan utama. Hal ini disampaikan, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Iswanda Ramli, Rabu (20/2/2019).

Nanda mengatakan, saat ia beserta unsur pimpinan lainnya meninjau jalan rusak di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Petisah, Kecamatan Medan Petisah, Selasa (19/2/2019) kemarin, kondisi jalan di kawasan itu kerap terjadi banjir. Sehingga, menyulitkan warga untuk melintas.

“Kita harapkan Pemko Medan agar segera melakukan pembenahan dengan cepat,” katanya.

Politisi Partai Golkar ini menambahkan, persoalan kawasan Jalan Teuku Umar dan sekitarnya sudah lama terjadi. Tapi, belum pernah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan.

“Disini saya lahir dan besar sampai menjadi wakil rakyat. Tapi persoalan ini pun tak pernah tuntas. Padahal, daerah ini merupakan kawasan inti Kota Medan, tapi masih banjir,” keluhnya.

Ia berharap, adanya wujud kepedulian nyata dari Pemko Medan, dalam hal ini Wali Kota Medan, kiranya bisa menurunkan tim dengan cepat.

“Malu kita jalan-jalan Kota Medan masih ada tergenang kalau hujan. Dan kawasan Jalan Teuku Umar ini adalah icon kuliner Kota Medan juga. Bagaimana dilihat orang yang datang kalau banjir apa tidak malu,” himbaunya.

Ketua Kosgoro 57 Medan pun berharap kepada pejabat Pemko Medan agar cepat menanggapi keluhan ini.

“Kalau bisa, lakukan pengorekan parit terlebih dahulu. Atau, sama-sama bergotong royong. Saya akan turunkan tim dan nanti pun akan saya sumbang tong sampah agar kawasan ini bersih,” pungkasnya