Breaking News

Nasional

Showing posts with label Pemprovsu. Show all posts
Showing posts with label Pemprovsu. Show all posts

Tuesday, March 7, 2017

March 07, 2017

Empat Dinas Pemprovsu ini Diingatkan Harus Menjadi Contoh

Moeslimonline,-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi kembali melantik pejabat eselon II hasil dari Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Sumut di Kantor Gubsu, Selasa (28/2). Kali ini empat pejabat eselon 2 dilantik.

Ke empat pejabat yang dilantik untuk tahap kedua yakni Suriadi Bahar SH, MH sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat, Drs. Agustama, APT, M.Kes sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Ir. Dahler, M.MA sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan serta dr. Ria Nofida Telaumbanua, M.Kes sebagai Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Hadir dalam pelantikan Kapoldasu Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel MSi, Sekretaris Utama BKKBN Pusat Nofrizal, Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Temazaro Zega.

Dalam kesempatan itu, Gubsu Tengku Erry menegaskan, sebagai pimpinan SKPD harus dapat menjadi contoh yang baik terhadap bawahan dengan memiliki disiplin yang tinggi, bertindak tegas terhadap staf yang melanggar disiplin serta berperan dalam penerapan pengawasan melewat (waskat) oleh atasan terhadap bawahan.

“Sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama harus mampu menciptakan clean government dan good governance. Tunjukkan pada masyarakat sebagai ASN Pemprovsu yang dilantik dari hasil seleksi terbuka secara kompetitif dan transparan dengan bekerja secara professional, berprestasi, memiliki etos kerja dan motivasi yang tinggi, mampu menciptakan inovasi-inovasi dan kreatif sehingga menjadi motor penggerak pembangunan di Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu),” ujar Erry Nuradi.

Kepada para pejabat yang dilantik, Kaban Kesbangpol Linmas Suriadi Bahar SH, MH, agar dapat melaksanakan penyusunan dan kebijakan daerah dibidang kesatuan bangsa, politik dan perlindungan masyarakat. Kepada Kadis Kesehatan Drs. Agustama, APT, M.Kes, diharapkan dapat melaksanakan program kerja penyelenggaraan dibidang kesehatan, khususnya pada program asuransi kesehatan sehingga tidak ada lagi masyarakat yang kurang mampu yang tidak dapat berobat.

Sedangkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Ir. Dahler,M.MA, Gubsu berpesan agar mampu melaksanakan kegiatan dibidang ketahanan pangan dengan mengidentifikasikan ketersediaan, konsumsi dan pemantauan pengelolaan cadangan serta pendistribusian pangan dengan mengendalikan kebijakan harga komoditas, mutu konsumsi dan penganekaragaman pangan.

Dan diharapkan Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dr. Ria Nofida Telaumbanua, M.Kes dapat melaksanakan tugas dan wewenangnya dalam melaksanakan program-program dibidang pengendalian penduduk dan KB.
March 07, 2017

Masa Tugas BOA Berakhir, Ini Sikap Gubernur Sumut

Moeslimonline.com.- Pasca beralihnya pengelolaan PT Indonesia Asahan Alumanium (Inalum) menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tugas Badan Otorita Asahan (BOA) berakhir.

“Pasca peralihan PT Inalum menjadi BUMN tugas Badan Otorita hingga saat ini hanya mengelola lahan. Fungsi pengawasannya sudah tidak ada lagi sejak 2013 lalu,”ujar Ketua Badan Otorita Asahan Effendi Sirait di damping Sekretarisnya Tengku Azwar Aziz dan Kepala Perwakilan Otorita Asahan Edrward B Sinuhaji diruang kerja Gubsu Lantai 10 Jalan Diponegoro Medan Selasa (07/03/2017).

Selain melaporkan terkait akan selesainya tugas Badan Otorita Asahan, Effendi Sirait juga melaporkan bahwa saat ini pihaknya sedang menyelesaikan urusan aset termasuk lahan seluas 1.460 hektar yang tersebar di Kabupaten Tobasa, Batubara, Asahan dan Simalungun.

“Dari 1.460 hektar sekitar 1.200 hektar akan diserahkan kepada Inalum. Selebihnya ada yang diserahkan untuk keperluan Pemkab Batubara, Pelindo, PJKA dan juga kementrian PU,”ujar Effendi.

Mendengar bahwa Pemprovsu tidak termasuk yang mendapatkan lahan Gubernur Sumut HT Erry Nuradi langsung mempertanyakannya. “Pemprovsu kenapa tidak ada. Kita kan juga perlu untuk kantor disana,”tanya Erry sambil tersenyum.

Mendengar permintaan Gubsu, Effendi Sirait rekannya langsung menyikapi dan meminta agar Pemprovsu segera membuat permohonan sekaligus peruntukan lahan yang diminta tersebut.

“Silahkan Pak Gubernur ajukan pemanfaatan lahannya. Karena saat ini kita masih dalam proses pendataan aset sebelum penyerahannya. Rencananya bulan empat ini dilakukan serahterima aset untuk penambahan aset Inalum,”terang Effendi.

Dalam kesempatan itu Effendi juga menyampaikan bahwa terdapat beberapa lahan yang masih berpeluang menjadi aset Pemprovsu salah satunya lahan seluas dua hektar dikawasan sekitar pintu masuk Kualatanjung yang selama ini dimanfaatkan Pemkab Batubara menggelar pasar malam.

Effendi juga menyampaikan proses serahterima aset yang dikelola Badan Otorita Asahan terkendala salah satunya karena masih adanya proses hukum terkait lahan 26 hektar yang diklaim miliki pihak swasta. Saat ini pihaknya sedang melakukan proses banding setelah PTUN negeri memenangkan pihak swasta tersebut.

“Mudah-mudahan aset negara ini bisa diselamatkan. Lokasi lahan yang disengketakan ini berada didekat pabrik PLTU Inalum,”terangnya.

Sementara itu Gubsu menyambut baik permintaan Badan Otorita Asahan agar Pemprovsu segera mengajukan permohonan berserta peruntukannya lahan yang diminta. Gubsu juga berharap proses peralihan aset ini dapat berjalan baik termasuk perjuangan Badan Otorita Asahan dalam mengamankan aset negara.

“Secepatnya akan kita sampaikan permohonan itu. Segera dibuat ya Pak Agus,”himbau Gubsu kepada Kepala BPKAD Agus Tripriyono yang hadir mendampingi bersama Kepala Biro Hukum Sulaiman, Kabiro pemerintahan Afifi Lubis dan Kabag Humas Indah Dwi Kumala.