Breaking News

Nasional

Friday, May 10, 2019

May 10, 2019

ACT Bagikan 500 Paket Berbuka Untuk Palestina

MuslimOnline.Id- GAZA – Sejak hari pertama Ramadhan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus berupaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Palestina hingga akhir Ramadhan. Senin (6/5) lalu, puluhan anak di lapangan Johr Al Deek, wilayah Gaza Tengah berkumpul menerima paket iftar Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Senyum anak-anak Palestina menjadi bukti nyata ACT terus membersamai warga Palestina di tengah kecamuk perang di bulan Ramadhan ini. 500 paket iftar pun telah didistribusikan kepada 500 warga yang tersebar di sekitar Gaza, yakni di Al Amreekiya dan Al Qarya Al Badawiya.


Pasca serangan yang didaratkan Israel ke Palestina dua malam sebelum Ramadhan, kondisi Ramadhan terasa tidak bersahabat. Walau demikian. Walau kondisi terasa tidak bersahabat, Andi Noor Faradiba dari tim Global Humanity Response (GHR) - ACT mengatakan, selama Ramadan akan ada paket makanan siap santap yang dibagikan setiap sahur dan berbuka puasa.

 “Paket iftar ini kami distribusikan langsung dari Dapur Umum Indonesia di Gaza. Insya Allah ACT akan terus melakukan rangkaian distribusi iftar bersamaan dengan distribusi paket sahur selama Ramadhan ini di Gaza. Penerima manfaat dari pembagian iftar kali ini adalah masyarakat prasejahtera yang tinggal di Gaza,” ujarnya.

Paket-paket yang diberikan pada awal Ramadhan itu terdiri dari nasi dan ayam, serta beberapa makanan lain untuk menunjang nutrisi mereka, seperti buah dan jus.

“Ramadhan ini menjadi Ramadhan yang berat buat warga Palestina, khususnya di Gaza. Serangan dari Israel memang seolah tidak mengambil jeda, bahkan ketika bulan suci tiba. Dua malam menjelang bulan Ramadan, Israel menjatuhkan serangan udara di tiga belas titik di Gaza. Selain menyasar penduduk yang sangat membutuhkan, kami juga memberikan sajian sahur ini untuk para lansia di sebuah rumah jompo di Gaza,” tambah Faradiba.

Al Jazeera mencatat 26 korban jiwa dalam serangan tersebut, diperkirakan dua orang dari 26 korban jiwa itu merupakan anak-anak yang masih berusia balita. Sementara dilaporkan juga oleh ANTARA, sebanyak 177 orang luka, dan 135 rumah rusak akibat dari serangan lalu.

Thursday, May 9, 2019

May 09, 2019

Anggota DPRD Medan Bakal Dapat "Pesangon".

Hasil gambar untuk dprd medanKomisi Pemilihan Umum (KPU) Medan masih terus melakukan proses pleno rekapitulasi Pemilu 2019 yang digelar pada 17 April kemarin dari caleg berbagai partai yang ikut bertarung.

Berdasarkan hasil sementara proses rekapitulasi itu diketahui, tak semua anggota DPRD Medan periode 2014-2019 itu kembali ikut terpilih pada periode 2019-2024.

Meskipun begitu, pemerintah jauh-jauh hari telah menyiapkan uang ‘pesangon’ bagi anggota dewan yang tidak terpilih kembali pada periode 2019-2024.

“Ada sejenis uang pesangon untuk yang tidak terpilih. Hal itu sudah diatur pada Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 yaitu tentang hak keuangan anggota DPRD,” kata Jangga Siregar anggota DPRD Medan, Kamis 9 Mei 2019 di kantornya DPRD Medan.

Namun Jangga tidak dapat mengukur dan memastikan besaran uang pesangon yang akan diterima anggota dewan yang tidak terpilih kembali tersebut, karena pengalokasian dana tersebut akan dibicarakan terlebih dahulu bersama Kementerian Dalam Negeri.

“Salah satu penyebabnya adalah masing-masing daerah berbeda. Karena menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Saat ini hal itu, sudah masuk ke dalam tahapan pembahasan KUA-PPAS P-APBD 2019,” terangnya

Wednesday, May 8, 2019

May 08, 2019

Paulus Sinuligga gantikan Alm Bangkit Sitepu Melalui Proses PAW

Medan. Drs Paulus Sinulingga asal Partai Hanura siap dilantik menjadi Anggota DPRD Kota Medan priode 2014-2019 yang menggantikan DR Bangkit Sitepu yang telah meninggal dunia pada 8 Februari lalu.



Hal itu terkuat dari hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Medan telah menetapkan jadwal peresmian pemberhentian dan pengangkatan Pengganti Antar Waktu (PAW) DPRD Medan atas nama DR Bangkit Sitepu yang penetapannya, Selasa 14 Mei 2019. Rapat Banmus tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Ramli SE di ruang badan anggaran DPRD Medan, Selasa (7/5/2019).

Sebagaimana diketahui, Paulus Sinulingga asal Partai Hanura menggantikan laku. Saat meninggal dunia, Bangkit Sitepu menjabat Ketua Fraksi DPRD Medan dan Ketua DPC Partai Hanura Kota Medan.

Untuk mengisi kekosongan kursi di DPRD Medan, Partai Hanura mengajukan nama Drs Paulus Sinulingga selaku perolehan suara besar kedua setelah Bangkit Sitepu di dapil V (Medan Johor, Medan Tuntungan, Medan Selayang, Medan Sunggal, Medan Maimun dan Medan Polonia) pada Pemilu 2014 lalu.

Seiring dengan itu Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi akhirnya menerbitkan SK No 188.44/216/KPTS/ 2019 tertanggal 2 Mei 2019. Dalam isi SK memutuskan, memberhentikan dengan hormat Bangkit Sitepu (Almarhumah) sebagai anggota DPRD Medan. Selanjutnya mengangkat Drs Paulus Sinulingga sebagai PAW terhitung sejak pengangkatan sumpah/janji.

Paulus Sinulingga ketika dihubungi membenarkan telah menerima SK PAW. Begitu juga terkait undangan untuk jadwal pengangkatan sumpah pada Selasa, 14 Mei mendatang sudah diberitahukan pihak sekretariat DPRD Medan.

Paulus menambahkan, terkait akan dilantiknya pada 14 Mei mendatang menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua DPD Hanura Sumut Kodrat shah, jajaran DPC Hanura Medan, Ketua DPRD Hendry Jhon Hutagalung , KPU Medan, Walikota Medan dan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur. Dimana dalam proses dan mekanismenya telah berjalan dengan baik penuh dinamika, sehingga BANMUS DPRD sudah dapat menjadwalkan acara Pemberhentian dan Pelantikan DRS Paulus Sinulingga Fraksi Hanura periode 2014-2019.

Sebagai anggota DPRD Medan pengganti antar waktu akan menjalankan tugas dengan baik menyerap dan memperjuangkan aspirasi dan kesejahteraan masyarakat. Tidak ketinggalan menyampaikan terimakasih kepada semua elemen masyarakat. “Mohon doa restu agar pelantikan dapat berjalan dengan baik dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa,” harapnya
May 08, 2019

Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Riotngan Gelar Halal Bi Halal

Wakil Ketua DPRD Medan H.Ihwan Ritonga SE, MM menggelar acara halal bi halal di kediaman Jalan Menteng 7 No.61 Medan, Minggu (9/6/2019).

Halal bi halal itu antara lain dihadiri seluruh Tim Pejuang Ihwan Ritonga, relawan emak-emak, ulama, masyarakat, jiran tetangga serta segenap unsur pengurus DPC Partai Gerindra Kota Medan.

Sejak pagi, Ihwan Ritonga yang didampingi sang istri Hj.Ina Faedah Nasution SH,MH terlihat sudah melayani para tamu yang hadir di acara halal bi halal tersebut. Sesekali Ihwan selaku tuan rumah bersama istri melayani tetamu yang ingin foto bersama.

Dalam sambutannya, Ihwan menyatakan kegiatan halal bi halal tersebut merupakan agenda rutin yang digelarnya setiap Hari Raya Idul Fitri, guna memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bersilaturrahmi bersamanya.

Ihwan juga menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat selama lima tahun masa kerjanya sebagai anggota DPRD Medan periode 2014-2019.

Bahkan atas dukungan masyarakat yang cukup besar itu, Ihwan Ritonga terpilih kembali untuk kedua kalinya sebagai anggota DPRD Medan dalam Pemilu 2019. Sebagaimana diketahui, Ihwan yang maju di Dapil IV meliputi Kecamatan Medan Amplas, Medan Area, Medan Denai dan Medan Kota, berhasil mengantongi 22.000 suara. Dimana total kursi yang diperoleh Partai Gerindra untuk DPRD Medan adalah 10 kursi.

“Halal bi halal ini kami gelar khusus untuk masyarakat sebagai rasa terima kasih kami atas dukungan dan pilihan yang diberikan kepada kami selama ini,” tutur Ihwan Ritonga.  Dia juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada masyarakat, dan berharap agar silaturrahmi yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus ditingkatkan lagi
May 08, 2019

Wali Kota Medan: Ramadhan Fair Wadah Silaturahim dan Interaksi

MuslimOnline.Id- Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi  MH membuka Ramadhan Fair ke-16  tahun 2019 di Taman Sri Deli Jalan Sisingamangaraja Medan, Rabu (8/5).  Selain menjadi wadah silaturahmi dan interaksi sosial religius, Ramadhan Fair juga diharapkan dapat menjadikan dunia usaha, terutama UMKM di Kota Medan dapat berkembang sekaligus meningkatkan segmen pasar produk-produk yang dihasilkan.

Di samping itu Wali Kota berharap agar perhelatan Ramadhan Fair tidak hanya sebagai media efektif bagi para pelaku UMKM untuk mengenalkan produknya, tetapi juga dapat menjadi media siar yang bermuara pada semakin kuatnya kehidupan beragama guna terwujudnya Kota Medan yang humanis dan religius.
               
Meski hujan deras mengguyur sejak sore hingga malam hari, namun antusiasme masyarakat menyaksikan pembukaan Ramdhan Fair cukup tinggi. Ribuan warga tampak memadati sekeliling lokasi Ramadhan Fair. Walaupun berdiri, namun mereka tetap antusias untuk menyaksikan prosesi pembukaan event yang mengusung bazaar kuliner dan produk UMKM serta dibalut hiburan yang bernuansa religi tersebut. Apalagi band papan atas ibukota, Wali Band tampil untuk  menghibur pengunjung sekaligus memeriahkan pembukaan Ramadhan Fair dengan sejumlah lagu hitsnya.
           
Diawali  dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an dan penabuhan bedug yang dilakukan Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi, Sekda Ir Wiriya Alrahman MM, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, Dandim 0201/BS Kol Inf Yuda Rismansyah serta unsur Forkopimda Kota Medan lainnya, Ramadhan Fair resmi dibuka.
           
Dalam sambutannya, Wali Kota mengungkapkan, tanpa terasa Ramadhan Fair telah digelar sejak 16 tahun silam. Sejak edisi pertama digelar tahun 2003,  Ramadhan Fair kini telah menjadi event tahunan yang senantiasa dinanti dengan antusias warga Kota Medan. Itu sebabnya  di akhir pelaksanaan Ramadhan Fair setiap tahunnya, Wali Kota senantiasa minta dilakukan evaluasi sehingga gelaran Ramadhan Fair semakin lebih baik.
             
“Kita tidak ingin event ini gagal memenuhi ekspetasi warga yang berkunjung. Atas dasar itulah, kami berusaha senantiasa memberikan yang terbaik kepada setiap pengunjung Ramadhan Fair,” kata Wali Kota.
             
Di Ramadhan Fair tahun ini, jelas Wali Kota, sejumlah bintang tamu dihadirkan untuk memeriahkan event tersebut. Di samping itu juga sejumlah kegiatan yang bernuansa Islami pun telah dipersiapkan, seperti tausiah Ramadhan, berbagai perlombaan, hiburan  Islami serta bazar baik kuliner maupun produk UMKM. “Semoga ini dapat menghibur seluruh pengunjung yang hadir,” harapnya.
               
Diakui Wali Kota, agar Ramadhan Fair bisa terus hadir sebagai salah satu ikon Kota Medan  di tahun-tahun mendatang tentunya butuh inovasi dan pembaharuan di segala bidang. Untuk itu Wali Kota minta kepada OPD terkait harus mampu menjalankan tugasnya sesusia dengan tupoksinya masing-masing.
         
‘’Saya juga berharap Ramadhan Fair dapat menjadi tempat pengembangan potensi pasar bagi para pelaku UMKM di bulan Ramadhan. Kemudian sebagai media syiar yang bermuara pada semakin kuatnya kehidupan beragama di Kota Medan. Di samping itu lagi, kita ingin Ramadhan Fair dapat menjadi sector pembangunan kebudayaan yang Islami di Kota Medan,’’ harapnya.
             
Selanjutnya Wali Kota minta agar  pelaksanaan Ramadhan Fair yang berlangsung 6  Mei – 4 Juni agar terus dipantau baik dari segi teknis acara hingga keamanan, kebersihan  dan kenyamanan di seluruh area berlangsung Ramadhan Fair. Selain itu, setiap stand juga harus ditingkatkan standar pelayanan dan harga yang tidak memberatkan pengunjung yang datang.
             
Khusus bagi para pedagang, Wali Kota kemgingatkan agar selalu menjaga kebersihan sehingga  pengunjung yang datang merasa tenang dan nyaman.  “Jika memungkinkan, kurangi pemakaian plastik dan styrofoam karena kedua bahan itu sulit dihancurkan secara lami di alam sehingga dapat merusak lingkungan. Gunakanlah bahan-bahan yang ramah lingkungan dan mudah didaur ulang. Mari  kita wujudkan Islam  adalah agama Rahmatan Lil Alamin dengan turut menjaga alam dan lingkungan sebelum terlambat,” pesannya.
         
Ramadhan Fair yang berlangsung hampir sebulan ini, diikuti 135 pedagang berbasis kuliner dan 75 pedagang non kuliner. Selain menikmati aneka kuliner dan hasil kerajinan, para pengunjung juga dapat mengikuti tausyiah dan konsultasi agama. Kemudian menyaksikan atraksi seni dan budaya Islami dari artis lokal dan ibukota di antaranya Wali Band, Syahrul Gunawan dan Fanny KDI. Di samping itu juga dapat mengikuti sejumlah perlombaan bersifat religi seperti festival marhaban dan shalawat serta pemilihan da’i cilik. (H/KU)

May 08, 2019

ACT Masifkan Bantu Palestina di Ramadhan Tahun Ini

MuslimOnline.Id- Dua malam menjelang Ramadhan, Palestina tengah berduka. Hal ini disebaban serangan udara dari Israel yang melintasi perbatasan Gaza terus digencarkan. Serangan udara meledak sedikitnya di 60 wilayah yang menjadi target sasaran, Sabtu (4/5) malam.

Selain memakan korban jiwa, serangan Israel juga meluluhlantakkan sekitar 200 bangunan di sepanjang Jalur Gaza. Merespon aksi keji tersebut, Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan memasifkan bantuan Ramadhan untuk Palestina.

Ibnu Khajar, Vice President ACT menyampaikan sikap ACT terhadap kondisi duka yang dihadapi bangsa Palestina pasca serangan jelang Ramadhan, “ACT mengecam apa yang dilakukan Israel terhadap Palestina terlebih di bulan Ramadhan yang suci ini. ACT melihat permasalahan ini bukan lagi masalah yang ringan karena sudah berlangsung setiap tahun dengan eskalasi yang semakin meningkat.

Lembaga langsung merespon sejak Ahad pagi atas kondisi ini. Program bantuan reguler yang sudah ada akan terus kami tingkatkan. Kami sudah berikan instruksi kepada relawan dan mitra-mitra kami di Gaza untuk segera mendistribusikan kesediaan paket pangan dan bantuan lainnya. Sebagai spirit kemanusiaan, water tank milik ACT dan dapur umum untuk berbuka puasa maupun sahur untuk para bangsa Palestina akan terus siaga. Insya Allah umat Islam Indonesia melalui ACT akan terus membersamai mereka,” ungkap Ibnu, Selasa (7/5/2019).

Sejalan dengan itu, Direktur Global Humanity Response (GHR) – ACT Bambang Triyono menyatakan bahwa ACT akan mengirimkan Paket Pangan IHC untuk lebih dari 5000 keluarga selama  bulan Ramadhan, 500 porsi makanan siap saji untuk sahur dan berbuka, dan 1,6 juta liter air bersih untuk didistribusikan di seluruh Jalur Gaza.

 “Program-program ini kami berikan untuk menghadapi krisis pangan dan tentunya menjadi sebuah respon cepat kami terhadap duka bangsa Palestina di tengah perayaan bulan suci umat muslim,”tambahnya.

Sebagai rangkaian dari program Ramadhan, saat ini terdapat 25 syeikh Palestina bersama tim ACT pergi ke rumah-rumah peribadahan untuk menyampaikan secara langsung kondisi yang ada di Palestina.

“Kami mengajak sahabat dermawan sekalian untuk turut andil dalam usaha perjuangan ini. Terus doakan agar Allah berikan perlindungan dan keselamatan bagi mereka. Insya Allah, lembaga ini berkomitmen untuk terus mengirimkan bantuan, memastikan mereka melewati fase Ramadhan hingga Idul Fitri nanti dapat khusyuk beribadah. Kami umat muslim Indonesia dan berharap seluruh muslim di dunia untuk terus peduli dengan saudara kita di Palestina,” tutup Ibnu.

Tuesday, May 7, 2019

May 07, 2019

Ekspedisi IZI Distribusikan Paket Ramadhan ke Karo

MuslimOnline.Id- MEDAN Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) perwakilan Sumatera Utara (Sumut) melaksanakan Program Ekspedisi Ramadhan yang bertujuan untuk menyalurkan paket-paket Booking Ramadhan yang telah disusun dalam bentuk Paket komplit Sembako. Pendistribusian Paket Booking Ramadhan adalah daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal). Terkhusus di Sumatera Utara, bagian 3T yang menjadi tempat pendistribusian adalah Desa Kampung Bina Muallaf Desa Kebayaken, Naman Teran Karo.

Dalam program ini terdapat beberapa Agenda pendukung dalam menyalurkan Paket Booking Berkah Ramadhan. Di pembukaan sendiri terdapat kata sambutan dari beberapa pihak Masyarakat di Karo (03/19). Kata sambutan pertama dibawakan oleh bapak Rizal selaku BKM Mesjid Istiqamah. Dalam sambutannya Bapak Rizal sangat bersyukur dan mengapresiasi kedatangan IZI ke Desa Kebayaken untuk menyalurkan Paket Ramadhan. Terlihat dalam kata sambutannya beliau mengatakan bahwa masyarakat sangat butuh bantuan yang seperti ini.

Selanjutnya kata sambutan yang dibawakan oleh Ka. Perwakilan IZI Sumut, M. Iqbal Farizi. Dalam sambutannya, beliau mengatakan sangat antusias untuk langsung mendatangi rumah Mustahik di Desa Kebayaken ini.

"Ada 100 Paket Ekspedisi Ramadhan yang akan IZI bagikan untuk para Mustahik di Kabupaten Karo" sahut M. Iqbal Farizi.

Simbolis penyerahan paket Ramadhan bersama M. Iqbal Farizi selaku Ka. Perwakilan dan diterima oleh Mustahik yang berhak menerima santunan. Hal ini dilaksanakan karena bentuk kepedulian IZI terhadap orang-orang di daerah pelosok yang jarang mendapat amunisi bantuan. Seorang Muallaf bernama Supriadi tinggal di rumah yang sangat sederhana. Mereka tinggal di bawah kaki gunung Sinabung. Terpal plastik menjadi pelapis rumah agar tepasan hujan dan panas tak masuk hingga ke dalam rumah. Mengharukan, ketika sepaket sembako dari IZI membuat senyum campur haru terukir di wajah satu keluarga Suriadi.

Bukan hanya Suriadi, keluarga petani bernama Nano Tarigan yang hanya tinggal berdua dengan anak istrinya juga menjadi perhatian IZI untuk menyalurkan Paket Sembako Ekspedisi Ramadhan. Rumahnya sangat memprihatinkan, bahkan lantai rumah terbuat dari tanah dan bangunan juga hanya terbuat dari kayu dengan ukuran rumah yang sangat sempit. Bisa dikatakan rumahnya sangat tidak layak untuk menjadi tempat tinggal. Dengan rasa haru Nano menyampaikan "Saya seorang petani. Kalau hasil tani saya bagus Alhamdulillah bisa membantu ekonomi keluarga tapi seringnya hasil panen gagal, itu halnya membuat saya rugi"

Ternyata, banyak orang-orang yang sebenarnya sangat butuh uluran tangan kita. Semoga Paket Ramadhan ini dapat bermanfaat untuk para Mustahik di Kabupaten Karo. Harapannya dengan adanya Program Ekspedisi Ramadhan ini dapat menyambung tali kehidupan melalui Paket Ramadhan yang telah disalurkan. Semoga apa yang diberi menjadi keberkahan untuk yang menerima dan semoga yang ikut andil dalam Program Berkah Booking Ramadhan dapat mendapatkan pahala atas harta yang telah dikeluarkan untuk membantu kaum sesama.
May 07, 2019

Ramadhan Ini, Dai Peduli Bawa Imam asal Gaza ke Sumut

MuslimOnline.Id- Dai Peduli Sumatera Utara akan menggelar Safari Ramadhan Imam Gaza Palestina pada Ramadhan 1440 H tahun ini. Imam asal Gaza tersebut akan berkeliling daerah Sumatera Utara tepatnya Kota Medan, Deliserdang, Tebingtinggi, Tanjungbalai dan Labuhanbatu.

Hal itu disampaikan Ketua Dai Peduli Sumut, Ustadz H Khairul Arif Giawa Lc MA kepada wartawan, Selasa (7/5/2019) di Medan.

"Safari Imam Gaza di Sumut akan berlangsung dari 15 - 27 Mei 2019," ujarnya didampingi Sekretaris Dai Peduli, Islahuddin Panggabean dan Manager Fundrising, Ibnu Hasyim Lubis.

H Khairul berharap kegiatan safari dakwah ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap nasib saudara kita di Gaza yang sedang terzholimi oleh zionis Israel

"Kami secara khusus juga Mmengajak masyarakat Indonesia untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan rumah yatim di gaza," kata H Khairul.

Sementara itu, Sekretaris Islahuddin mengatakan bahwa Imam Gaza yang akan datang ke Sumatera Utara adalah Muhammed Zaki Sahada Hamad. Ia adalah Imam Masjid Al-Ajami Gaza.

"Beliau kelahiran 1994 tetapi telah hafal Al-Quran bahkan bisa menyetor hafalan dalam sekali duduk. Beliau merupakan Imam Masjid Al-Ajami di Gaza," ujarnya.

Sebelumnya, Syaikh M Zaki beserta Imam Muda Gaza lain telah bersilaturahim dengan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan Ustadz Sdi Hidayat.

Dalam laman facebooknya, Ustadz Adi Hidayat juga menyebut prestasi dari Imam Muda Gaza tersebut yakni mampu menghafal Al-Quran dalam satu kali duduk.

"Prestasi mereka adalah bisa menyetor hafalan Al-Quran 30 Juz dalam 1 x duduk," ujar Adi dalam laman Facebooknya.

Safari Dakwah di Sumatera Utara akan diawali dengan kajian shubuh di Masjid Al-Arif, Konplek Tasbi 2, Jalan Ring Road Medan Selayang pada Rabu 15 Mei 2019.

Friday, May 3, 2019

May 03, 2019

Anggota DPRD Medan Minta Aparat Tangkap Perusak Kesucian Ramadhan

Hasil gambar untuk rajudin sAGALA dprd medanMedan. "Aparat Kepolisian harus tangkap orang-orang yang merusak kesucian bulan Ramadhan dengan cara mengantisipasi "Asmara Subuh". Mereka para Pendosa itu lebih mengutamakan nafsunya daripada Agamanya. Demikian dikatakan Anggota DPRD Medan dari Fraksi PKS Rajudin Sagala, S.Pdi yang juga Anggota Komisi B DPRD Kota Medan.(03/05/2019)

Dikatakannya, asmara subuh itu tidak ada dalam ajaran Islam. Para orang tua, para keluarga harus mencermati anak-anaknya, memperhatikan dengan serius segala tingkah dan kelakuan khususnya selama bulan Ramadhan, anak-anaknya dididik dan diingatkan, untuk meingkat ketakwaan kepada Allah Swt.

Rajuddin yang juga seorang ustadz , mengatakan hal itu sehubungan Ramadan 2019/1440 H segera tiba. Biasanya bulan puasa identik dengan kegiatan asmara subuh dan membunyikan berbagai macam petasan yang mengganggu aktivitas beribadah bagi umat Muslim.

Pihak Kepolisian, kata Rajuddin, supaya dapat mengantisipasi kegiatan asmara subuh dan melakukan penertiban merazia asmara subuh dan petasan agar tidak meresahkan masyarakat yang menjalankan ibadah.

“Kita berharap jangan ada lagi asmara subuh dan ledakan petasan selama Ramadan. Kita minta pihak kepolisian menertibkan asmara subuh dan petasan. Kita harapkan ustad-ustad, tokoh agama, tokoh masyarakat agar meninjau asmara subuh dan petasan,” pungkasnya.

Thursday, May 2, 2019

May 02, 2019

Bangunan Pasar Kampung Lalang Roboh, PD Pasar Diminta Bentuk Tim

Hasil gambar untuk dprd medan kunker pasar kampung lalangMedan,- Pasca peresmian gedung baru Pasar Kampung Lalang, tak nyana tembok bagian belakang gedung roboh, Sabtu lalu (27/4). Hal ini menimbulkan polemik baru, sehingga DPRD Medan meminta PD Pasar membentuk tim untuk menyelidiki.

Seperti yang dilontarkan Anggota DPRD Medan, Jangga Siregar pada wartawan, Kamis (2/5/2019). Menurutnya, bangunan roboh tersebut harus segera ditindaklanjuti dan dilakukan penyelidikan mendalam. Dalam hal ini, PD Pasar diminta membentuk tim khusus melakukan penyelidikan.

“PD Pasar selaku pengelola harus segera membentuk tim untuk menyelidiki robohnya tembok tersebut. Apakah roboh karena pengerjaannya yang tak sesuai dengan besteknya atau sengaja dirusak,” ujar Jangga Siregar.

Anggota Komisi C ini menambahkan, keberadaan tim tersebut dinilai penting, sebab, menurut Jangga, dengan membentuk tim, semua pihak bisa mengetahui penyebab robohnya tembok tersebut.

“Jadi tim yang dibentuk bisa menyelidiki apakah sengaja dirusakkan atau murni roboh. Jika dirusak PD Pasar segera buat laporan ke kepolisian. Tapi kalau karena bangunan tak sesuai, kontraktor harus bertanggungjawab. Apalagi saat ini masih dalam tahap pemeliharaan,”kata politisi Hanura ini.

Apalagi menjelang masuknya Bulan Ramadan dan lebaran, Jangga menyebutkan akan terjadi lonjakan yang cukup tinggi terhadap kehadiran pengunjung di Pasar Kampung Lalang.

Untuk itu, dirinya meminta kepada PD Pasar agar segera membereskan permasalahan robohnya dinding tersebut. Sebab, kenyamanan pedagang dan pembeli itu harus diutamakan.

“Ini sudah masuk ke Bulan Ramadan dan menjelang lebaran nanti. Sudah pasti intensitas jual beli di pasar lebih tinggi dari hari biasa, pengunjung lebih banyak dari sebelumnya, jadi yang terpenting itu kenyamanan pedagang dan pembeli,”tukas Jangga.

Sementara, Ketua Persatuan Pedagang Pasar Kampung Lalang Erwina Pinem menjelaskan, bagian dinding yang roboh merupakan bagian luar basement. Sehingga, dikhawatirkannya areal sekitar dinding roboh tersebut rawan longsor.

“Yang roboh itu bagian dinding luar basement, jadi uda menganga basement. Dinding yang disebelahnya juga bakal roboh juga. Rawan longsor disitu,” ujar Erwina, Kamis (2/5).

Saat ditanya apa penyebab dinding itu roboh, Erwina menduga, bangunan yang tak sesuai dengan perencanaan yang menjadi penyebabnya. Ditambah, dengan banyaknya dinding di bagian lain yang retak.

“Itu disebelah kanan parit belum dibersihkan, aliran air masih nyatu dengan dinding. Menurut kami gedung itu belum dianggap bagus, karena disebelah kiri juga ada tiang yang retak di lantai 2,” ungkapnya.

Agar tak terjadi kerusakan lebih lanjut yang bisa timbukan korban jiwa, Erwina meminta ahli diturunkan untuk meninjau bangunan tersebut.

“Kami meminta di tinjau ulanglah, ahli harus turun danmengkaji agar tak terjadi korban jiwa, apakah itu tak standart atau gimana, jangan asal jadi bangunan itu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Erwina mengatakan pihaknya sudah berencana menanyakan hal tersebut kepada PD Pasar dan Pemko Medan. Dirinya juga berharap agar kejadian tersebut tak terjadi lagi.

“Kita punya rencana menanyakan ini ke PD Pasar dan Pemko sekalian, agar tak ada lagi kejadian seperti ini. Kemarin sudah ada pemeriksa datang, tapi saya tak di lokasi,” ujarnya lagi.
May 02, 2019

H Iswanda Ramli meminta seluruh masyarakat menjaga suasana saling menghormati di Ramadhan


Wakil Ketua DPRD Kota Medan H Iswanda Nanda Ramli meminta seluruh masyarakat di Kota Medan agar tetap menjaga suasana saling menghormati pada saat Ramadhan 1440 Hijriyah atau 2019 Masehi.

“Semua harus menjaga suasana dan saling menghormati, baik yang sedang menjalankan ibadah puasa maupun tidak,” ujar Nanda di Medan.
Menurut dia, Ramadhan merupakan bulan suci dan bisa dimaksimalkan oleh umat muslim untuk bekerja dan beribadah menjalankan kewajiban dan sunnah sesuai anjuran agama Islam.
Selama Ramadhan, lanjutnya, masyarakat harus menjaga sikap dan tingkah laku supaya ibadah yang dikerjakan selama bulan Ramadhan tidak sia-sia. “Dan bagi umat non muslim diimbau juga untuk menjaga dan menghormati bagi yang beribadah puasa, sehingga terjalin silaturrahmi yang kuat,” katanya.
Disamping itu, Wakil Ketua DPRD Kota Medan ini mengimbau kepada masyarakat untuk tida menghidupkan petasan/mercon baik siang dan malam hari. Sebab, suara petasan/mercon sangat menggangung umat Islam beribadah apalagi disaat sholat tarawih atau tadarusan. “Mari kita jaga suasana kondusif,” pintanya.
May 02, 2019

Ketua Komisi C DPRD Medan Minta Tempat Hiburan Malam ditutup Selama Ramadhan

Gambar terkaitKetua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Boydo H.K.Panjaitan meminta kepada pengusaha tempat hiburan malam dan Karaoke agar sementara meliburkan atau menutup usahanya selama bulan suci Ramadhan yang akan jatuh pada Tanggal 5 Mei 2019. Hal ini disampaikannya kepada wartawan, Kamis (02/05/19).

“Untuk menghormati saudara kita yang beragama Muslim menjalankan ibadah puasa, sebaiknyalah para pengusaha hiburan malam, Karaoke keluarga/Umum dan sejenisnya meliburkan sementara kegiatan usahanya tersebut. Ini sangat penting agar kondusifitas di Kota Medan selama bulan suci Ramadhan dapat terjaga dengan baik,” terang Boydo H.K.Panjaitan.

Politisi dari Partai PDI Perjuangan Kota Medan ini mengatakan lagi, bahwa Kota Medan yang merupakan kota religius harus mampu menjadi contoh dan tauladan bagi daerah lain di Sumatera Utara. Untuk itu Pemerintah Kota Medan dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Satpol PP Kota Medan selama bulan suci Ramadhan harus gencar melakukan razia-razia di lokasi-lokasi hiburan malam dan Karaoke yang diketahui beroperasi di bulan tersebut.

“Satpol PP dan Dinas Pariwisata Kota Medan diminta rutin melakukan razia ketempat-tempat hiburan malam dan sejenisnya, sebab, bukan tidak mungkin para pengusaha tempat hiburan malam berspekulan dengan seolah-olah usaha tutup dari luar, sementara di dalam usahanya tetap buka,” terangnya.

Boydo Panjaitan juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi umat muslim di Kota Medan yang sebentar lagi akan melaksanakan ibadah puasa.

Wednesday, May 1, 2019

May 01, 2019

DPRD Medan Minta Peringatan "May Day" Diperibgati Dengan Tenang

Hasil gambar untuk iswanda dprd medanDPRD Kota Medan mengimbau kepada seluruh tenaga kerja yang akan memperingati Hari Buruh Internasional akan jatuh pada Rabu, 1 Mei 2019 mendatang, agar tetap menjaga kekondusifan di lapangan selama berlangsung peringatan tersebut.

“Kita mau acara peringatan hari buruh jangan sampai tercoreng oleh tindakan anarkis yang dapat merugikan banyak pihak,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Medan H Iswanda Nanda Ramli kepada wartawan, Senin (1/5) di Medan.

Menurutnya, peringatan hari buruh kali ini jangan hanya kenaikan upah. Melainkan, bagaimana kesejahteraan dan keselamatan buruh selama bekerja terjamin dalam lindungan UU Ketenagakerjaan.

“Namun, dalam penyampaiannya harus sesuai aturan yang berlaku tidak perlu harus berunjukrasa cukup perwakilan saja,” ujarnya. Boleh berunjuk rasa tapi yang tertib.

Masih menurutnya, seiring era persaingan yang semakin ketat, persoalan buruh hari ini dinilai mulai bergeser dari sebatas persoalan upah menjadi soal peningkatan kualitas dan produktvitias buruh di Indonesia.

“Nah ada tiga isu ketenagakerjaan di Indonesia yang harus diperhatikan secara serius oleh pemerintah, dunia usaha, para pekerja dan masyarakat umum. Ketiga isu tersebut berkaitan erat dengan upaya perbaikan kualitas sumber daya manusia di Indonesia,” ujarnya.

Dalam rangka meningkatkan daya saing, diperlukan suatu ekosistem ketenagakerjaan yang lebih fleksibel.

“Tujuannya supaya tenaga kerja bisa lebih responsif terhadap perubahan-perubahan yang terjadi saat ini, terutama perubahan akibat adanya perkembangan informasi dan digitalisasi,” katanya.

Isu kedua, yakni bagaimana cara untuk mendorong investasi di bidang sumber daya manusia. Dituturkannya, pemerintah, dunia usaha, hingga serikat pekerja perlu memiliki satu visi yang selaras untuk memacu peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga kerja.

Tak hanya sampai disitu, penyebaran dan pemerataan kualitas tenaga kerja antara di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa mesti dipacu agar investasi yang masuk juga tidak terpusat atau Jawa sentris.

Namun, di samping memacu peningkatan kualitas itu, Hanif menekankan bahwa persoalan jaminan sosial harus dikawal oleh pemerintah. Baik bagi mereka para pekerja formal maupun informal. Hal itu menjadi isu ketiga yang wajib diperhatikan pemerintah. “Tentu soal jaminan sosial ini harus kita genjot terus,” ujar Hanif.

Lebih lanjut, ia memaparkan, selama hampir lima tahun memimpin Kementerian Ketenagakerjaan, pihaknya mengklaim telah melakukan sejumlah upaya untuk mendorong perbaikan tenaga kerja di dalam negeri. Tahun ini, Hanif memaparkan akan bekerja sama dengan dunia usaha untuk menambah jumlah tenaga kerja demi memenuhi kebutuhan industri di dalam negeri.

“Kita juga dorong super deduction tax agar menjadi insentif untuk dunia usaha agar optimal dalam melakukan investasi pengembangan sumber daya manusia,” ujar dia.

Mengenai persoalan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan yang menetapkan besaran upah berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi, Nanda menilai kebijakan tersebut membuat formula kenaikan besaran upah tahunan menjadi jelas dan dapat diprediksi.

“Kunci masa depan ketenagakerjaan menurut saya bukan soal itu (pengupahan) saja, tapi ekosistemnya yang sesuai dengan pasar tenaga kerja,” ujar dia.