Breaking News

Nasional

Showing posts with label Khalid Basalamah. Show all posts
Showing posts with label Khalid Basalamah. Show all posts

Saturday, March 11, 2017

March 11, 2017

Inilah Sikap Ustaz Khalid Kepada Orang yang Membencinya

Moeslimonline.com,-Ustaz Muhammad Arifin Ilham diketahui berteman akrab dengan Ustaz Khalid Basalamah. Meski kedua sosok ini memiliki gaya yang berbeda dalam menyampaikan dakwah Islam, namun pertemanan di antara keduanya tetap terjalin baik.

Bahkan, saat Ustaz Arifin Ilham sempat menyampaikan pendapatnya soal sosok Ustaz Khalid saat temannya tersebut tertimpa masalah baru-baru ini saat menyampaikan ceramah. Ia mengatakan, dakwah Ustaz Khalid memang kental dengan gaya Salafi yang dikenal tidak lepas dari bahasan dan rujukannya selalu Alquran dan sunnah Rasulullah.

"Dan beliau tsiqqoh mendakwahkan dan istiqomah mengamalkannya. Pribadi yang tegas, wibawa, santun, murah senyum, mudah akrab dan sangat menghormati perbedaan," ujar pimpinan Majelis az-Zikra ini.

Penilaian Ustaz Arifin Ilham ini mendapat tanggapan langsung dari Ustaz Khalid. "Ana (saya, Red) menjawab kalimat suci dan mulia antum (kamu, Red) yang mencintai ana karena Allah dengan panduan Utusan Allah mulia Rasulullah Sallallahu Alaihi Wa Sallam: Ahabbakallahu Alladzi Ahbabtani Fihi (Semoga Allah mencintaimu yang karena-Nya engkau mencintaiku)," tulis Ustaz Khalid dalam surat balasannya kepada Ustaz Arifin Ilham.

Dalam salinan surat yang diterima pada Sabtu (11/3) tersebut, Ustaz Khalid juga menuliskan bahwa ia tidak membenci mereka yang telah menolaknya saat ia memberikan ceramah di Sidoarjo dan Banjarmasin. "Alhamdulillah kecintaan kepada sesama Muslim telah melekat kuat dalam hati saudaramu ini, sebaliknya saya mendoakan kebaikan untuk mereka (para pembenci)," tuturnya.

"Semoga rahmat dan hidayah Allah senantiasa bersama saudara-saudaraku yang telah niat baik menasehati ana sehingga ana lebih berhati-hati dalam berdakwah dan menyadari ternyata masih ada saudara-saudara Muslim yang belum ana jangkau," ujarnya menambahkan.

Dalam suratnya Ustaz Khalid juga mengutip kisah Ibnu Abbas Radiallahu Anhuma yang pernah di caci oleh seseorang Muslim maka beliau diam dan mendengarkannya dan setelah selesai beliaupun malah memberi hadiah kepada pencaci.

Ali bin Husain (Zainal Abidin) pernah di caci seseorang lalu ia diam mendengarkannya sampai selesai lalu berkata pada pencaci: Engkau belum banyak mengenalku, bila engkau mengenalku maka niscaya akan lebih banyak hal yang akan engkau ucapkan. Lalu Ali memerintahkan agar pencaci di beri 1.000 dirham.

"Makin tinggi akhlak seseorang maka makin mulia ia dan termasuk akhlaq mulia memaafkan dan meminta maaf," tulis Ustaz Khalid.

Ia juga menulis bahwa tidak mengenal sosok Arifin Ilham kecuali kemulian jiwa, santun dan gemar bermuamalah baik sesama Muslim juga para dai serta tidak ragu bertanya walau sudah faham demi memastikan kebenaran lalu mengikuti kebenaran.

"Semoga Allah senantiasa menjagamu wahai saudaraku seiman dan menyatukan kita semua di surga firdaus-Nya yang damai..amin," tulis Ustaz Khalid dalam penutup suratnya.

sumber : republika

Monday, March 6, 2017

March 06, 2017

Telak dan Menusuk !, Kicauan Mahfud MD ini Sindir Anshor

Moeslimonline,-Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyayangkan adanya pengusiran atau penghentian pengajian Ustaz Khalid Basalamah oleh Gerakan Pemuda (GP) Anshor di Sidoarjo.

Menurut tokoh Nahdlatul Ulama (NU) itu seharusnya tindakan-tindakan yang bertentangan dari segi hukum tersebut tidak perlu terjadi.

"Kalau mengganggu bisa juga dibubarkan, tapi yang membubarkan harus polisi kalau pertemuan-pertemuan resmi seperti pengajian. Tak boleh ada yang ambil wewenang polisi," kicau Mahfud melalui akun tweet pribadinya beberapa waktu lalu, Senin (6/3).

Lebih lanjut, ia menyindir tindakan Gerakan Pemuda (GP) Ansor itu sama dengan ormas yang kerap melakukan tindak kekerasan dengan dalih menegakkan hukum.

"Hanya polisi yang bisa membubarkan pertemuan. Dulu kita mengecam FPI karena "dituding" bertindak sendiri. Masak, kita mau melakukan hal yang sama," lanjut Mahfud.

Puluhan anggota GP Ansor meminta tabligh akbar di sebuah masjid di Sidoarjo, Jawa Timur, yang diisi ustaz Khalid Basalamah dihentikan. Peristiwa itu sempat memicu ketegangan, hingga akhirnya Khalid memutuskan untuk mengalah dan menghentikan ceramahnya.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (4/3) lalu di Masjid Shalahuddin, perumahan Puri Surya Jaya, Gedangan, Sidoarjo, tempat diselenggarakannya tabligh akbar bertema "Manajemen Rumah Tangga" yang dihadiri ratusan orang.

Dalam berbagai video yang ramai dibagikan dari Youtube, mereka berteriak, menyanyikan yel-yel, dan menyenandungkan shalawat. Aparat yang berjaga langsung sigap mengamankan situasi, pasalnya banyak jemaah tabligh akbar yang berada di luar, termasuk wanita dan anak-anak.

Akibat kegaduhan di luar dan sempat terjadi aksi saling dorong antara polisi dan anggota Banser yang mencoba masuk halaman masjid, Khalid Basalamah memutuskan untuk menghentikan pengajiannya yang baru berlangsung selama 25 menit.

Khalid Basalamah lahir di Makasar 41 tahun yang lalu. Dia menempuh studi S1 di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi' S2 di Universitas Muslim Indonesia Makassar dan S3 di Universitas Tun Abdul Razzak, Malaysia.

Sumber : Rmol.co

Saturday, March 4, 2017

March 04, 2017

Jlebbbbb....Pasca Insiden Pengusiran Khalid Basalamah, Meme ini Sangat Menusuk Hati

Moeslimonline,-Sejumlah Meme bertebaran di jagat Maya, pasca pengusiran Ustadz Khalid Basalamah di Sidoarjo Jawa Timur, Sabtu (04/03/2017) pagi tadi.

Sejumlah meme salah satunya menyindir salah satu organisasi Sayap ormas terbesar di Nusantara yang disebut-sebut terlibat pengusiran Khalid Basalaman. Berikut meme yang dinilai sangat membuat banyak warga di Media Sosial berkomentar.

Seperti meme yang dikirim Fathi Nasrullah  ini mendapat tanggapan dari sejumlah akun : 

Aris Yusvian berkomentar : Tadi perwakilan kiainya minta waktu bicara di masjid itu dan bicara tentang toleransi dan saling menghargai tp di soraki sama jamaah kajian. Lucu jg bicara toleransi sambil bubarin kajian

" Toleransi sama agama lain.. sama agama sendiri galak.." balas Rina Ummu Hafshah Aisyah

"Ladang dakwah buat kita semua Agar saudara kita di Jatim banyak mengenal sunnah" tulis Prames Wari
March 04, 2017

BACA !, Ini Pesan Khalid basalamah, Usai Diusir Banser di Sidoarjo

Pesan penting
Dr. Khalid Basalamah

Mungkin
perjalananku tak sehebat dan belum sejarak mereka para ulama. Namun aku berusaha mengambil pelajaran dari apa yg telah kulalui.

Sebenarnya tidak ingin mempermasalahkan apakah sebuah amalan ini "bid'ah" atau bukan, namun yang jelas beribadah sesuai tuntunan Rasulullah pasti lebih selamat dan aman dari ancaman Allah dan Rasul-Nya, walaupun terkadang tidak selamat dari "ancaman" serta cibiran manusia.

Indahnya sebuah ittiba' memang tidak akan pernah dirasakan kecuali oleh orang yang mengamalkannya.

Nikmatnya ittiba' tidak akan pernah dirasakan oleh orang yang hatinya memang kotor dan benci akan sunnah itu sendiri.

Kalian bertanya apa itu ittiba'? sungguh sangat indah definisi yang diutarakan oleh Imam Abu Abdillah Al Bashri al Maliki yang dinukil oleh Imam Ibnu Abdil Barr dalam kitabnya Jami' Bayan Al 'Ilm 2/117:

_"Ittiba' itu adalah mengikuti sesuatu yang telah tetap hujjahnya berdasarkan Al Quran dan Sunnah."_ begitulah kira-kira singkatnya.

Mengapa kita sibuk "mencari dalil" akan perbuatan yang sejatinya memang tidak memiliki tuntunan. Bukankah ibadah dan amalan-amalan yang dilakukan oleh Rasulullah dan para sahabat sudah sangatlah banyak?

Marakkan amalan-amalan yang memang sudah jelas keabsahannya dan teruji kebenarannya sejak masa tiga generasi terbaik umat ini.

Hidupkan sunah-sunah yang mulai punah dan terjajah oleh budaya kafir laknatullah.

Jika hanya karena jenggot panjang, celana cingkrang, cadar dan hijab yang lebar nan panjang membuat kalian mengatakan kami RADIKAL, maka mari bersama kami menikmati indahnya ittiba' ini. Aku yakin, kalian mengatakan itu memang karena belum pernah merasakan seperti apa yang kami rasakan.

Ittiba'... Ittiba'... Ittiba...!

Ittiba' menjadikan seseorang terus berusaha untuk beragama sesuai tuntunan.

Hilangnya ittiba' dari seseorang akan menimbulkan rasa bosan dalam beribadah sehingga muncul upaya untuk "merenovasi" dan "memodifikasi" ibadah tersebut.

Dari
Akhukum Fillah..Khalid Basalamah Lc MA
March 04, 2017

Sabarnya Khalid Basalamah Saat Dipaksa Berhenti Sampaikan Ceramah

Moeslimonline,-Ada kejadian yang mengagumkan dan sempat terdokumentasikan saat kajian ustadz Khalid Basalamah di Sidoarjo yang dihadiri ribuan jamaah diprotes dan dihentikan.

Saat itu kajian sudah berjalan sekitar setengah jam, ketika tempat kajian tiba-tiba didatangi sekitar 50 orang berpakaian "hijau". Dan ketika panitia menyampaikan kepada ustadz Khalid Basalamah, maka dengan sangat halus, tenang dan tanpa beban beliau menjawab;
"Baik, tidak mengapa".

Lalu beliau mengumumkan kepada jamaah:
"Maaf kajian kita cukupkan disini saja, karena ada saudara kita kaum muslimin yang tidak setuju dengan kajian ini".

Jamaah pun berteriak dan mulai gaduh merasa kesal dan marah kepada para kelompok berpakaian hijau tsb yang mengganggu kajian. Keadaan mulai memanas karena jumlah jamaah ribuan dan pemrotes hanya berjumlah sekitar 50 an orang.

Tetapi ustadz Khalid sadar bahwa keributan (apalagi dengan sesama kaum muslimin) walaupun dengan pihak yang menolaknya sama sekali tidak ada gunanya. Keributan hanya melemahkan kekuatan kaum muslimin. Maka seketika beliaupun berseru kepada jamaah agar jangan sampai terjadi keributan.

"...Tapi bukan berarti ribut ribut ya.. ".

Lalu beliau pun meninggalkan tempat dan kajian diganti oleh ustadz lain yang disiapkan panitia.

Inilah yang dijadikan alasan penolakannya:

1- DR Khalid Basalamah merupakan Tokoh/Dai Wahabi di Indonesia.
2- Ceramahnya bersifat provokatif dan adu domba.
3- Ceramahnya cenderung menimbulkan ujaran kebencian dan dapat memecah belah kerukunan ummat dan NKRI.
4- Usi ceramahnya tidak sesuai dengan tradisi, adat istiadat dan budaya masyarakat Indonesia. Dan kerap menimbulkan keresahan.
5- Belum ada ijin maupun rekomendasi kegiatan tersebut dari kepolisian setempat.

Masyarakat pun bisa menilai sendiri bagaimana ceramah ustadz Khalid karena 600 lebih ceramah beliau ada di akun youtube dan juga Fb beliau; KH-B atau Khalid Basalamah. Adapun koordinasi dengan aparat sudah dilakukan bahkan aparat pun sebenarnya ada di tempat kajian.

Berita ini pun menjadi viral, dan netizen pun meyesalkan sikap kelompok hijau itu, karena selama ini sangat dikenal aktif mengamankan tempat ibadah agama lain tetapi justru kajian Islam dibubarkan hanya karena beda kelompok. Padahal Alquran mengajarkan kebalikannya;

مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ ۚ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ
"Muhammad itu adalah utusan Allâh dan orang-orang yang bersama dia adalah tegas terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka..." [Qs. al-Fath/48:29]

Alhamdulillah 'ala kulli haal, sikap ustadz Khalid Basalamah menyebut saudara pada orang-orang yang memprotesnya, serta berupaya mencegah keributan dan bentrokan adalah sikap yang sangat tepat. Semoga semua pihak mengambil pelajaran dan kedepan kejadian ini tidak terulang serta kaum muslimin di Indonesia bisa bersatu menghadapi musuh bersamanya.

sumber : wesal