Breaking News

Nasional

Showing posts with label Ansor. Show all posts
Showing posts with label Ansor. Show all posts

Saturday, March 4, 2017

March 04, 2017

BACA !, Ini Pesan Khalid basalamah, Usai Diusir Banser di Sidoarjo

Pesan penting
Dr. Khalid Basalamah

Mungkin
perjalananku tak sehebat dan belum sejarak mereka para ulama. Namun aku berusaha mengambil pelajaran dari apa yg telah kulalui.

Sebenarnya tidak ingin mempermasalahkan apakah sebuah amalan ini "bid'ah" atau bukan, namun yang jelas beribadah sesuai tuntunan Rasulullah pasti lebih selamat dan aman dari ancaman Allah dan Rasul-Nya, walaupun terkadang tidak selamat dari "ancaman" serta cibiran manusia.

Indahnya sebuah ittiba' memang tidak akan pernah dirasakan kecuali oleh orang yang mengamalkannya.

Nikmatnya ittiba' tidak akan pernah dirasakan oleh orang yang hatinya memang kotor dan benci akan sunnah itu sendiri.

Kalian bertanya apa itu ittiba'? sungguh sangat indah definisi yang diutarakan oleh Imam Abu Abdillah Al Bashri al Maliki yang dinukil oleh Imam Ibnu Abdil Barr dalam kitabnya Jami' Bayan Al 'Ilm 2/117:

_"Ittiba' itu adalah mengikuti sesuatu yang telah tetap hujjahnya berdasarkan Al Quran dan Sunnah."_ begitulah kira-kira singkatnya.

Mengapa kita sibuk "mencari dalil" akan perbuatan yang sejatinya memang tidak memiliki tuntunan. Bukankah ibadah dan amalan-amalan yang dilakukan oleh Rasulullah dan para sahabat sudah sangatlah banyak?

Marakkan amalan-amalan yang memang sudah jelas keabsahannya dan teruji kebenarannya sejak masa tiga generasi terbaik umat ini.

Hidupkan sunah-sunah yang mulai punah dan terjajah oleh budaya kafir laknatullah.

Jika hanya karena jenggot panjang, celana cingkrang, cadar dan hijab yang lebar nan panjang membuat kalian mengatakan kami RADIKAL, maka mari bersama kami menikmati indahnya ittiba' ini. Aku yakin, kalian mengatakan itu memang karena belum pernah merasakan seperti apa yang kami rasakan.

Ittiba'... Ittiba'... Ittiba...!

Ittiba' menjadikan seseorang terus berusaha untuk beragama sesuai tuntunan.

Hilangnya ittiba' dari seseorang akan menimbulkan rasa bosan dalam beribadah sehingga muncul upaya untuk "merenovasi" dan "memodifikasi" ibadah tersebut.

Dari
Akhukum Fillah..Khalid Basalamah Lc MA
March 04, 2017

Sabarnya Khalid Basalamah Saat Dipaksa Berhenti Sampaikan Ceramah

Moeslimonline,-Ada kejadian yang mengagumkan dan sempat terdokumentasikan saat kajian ustadz Khalid Basalamah di Sidoarjo yang dihadiri ribuan jamaah diprotes dan dihentikan.

Saat itu kajian sudah berjalan sekitar setengah jam, ketika tempat kajian tiba-tiba didatangi sekitar 50 orang berpakaian "hijau". Dan ketika panitia menyampaikan kepada ustadz Khalid Basalamah, maka dengan sangat halus, tenang dan tanpa beban beliau menjawab;
"Baik, tidak mengapa".

Lalu beliau mengumumkan kepada jamaah:
"Maaf kajian kita cukupkan disini saja, karena ada saudara kita kaum muslimin yang tidak setuju dengan kajian ini".

Jamaah pun berteriak dan mulai gaduh merasa kesal dan marah kepada para kelompok berpakaian hijau tsb yang mengganggu kajian. Keadaan mulai memanas karena jumlah jamaah ribuan dan pemrotes hanya berjumlah sekitar 50 an orang.

Tetapi ustadz Khalid sadar bahwa keributan (apalagi dengan sesama kaum muslimin) walaupun dengan pihak yang menolaknya sama sekali tidak ada gunanya. Keributan hanya melemahkan kekuatan kaum muslimin. Maka seketika beliaupun berseru kepada jamaah agar jangan sampai terjadi keributan.

"...Tapi bukan berarti ribut ribut ya.. ".

Lalu beliau pun meninggalkan tempat dan kajian diganti oleh ustadz lain yang disiapkan panitia.

Inilah yang dijadikan alasan penolakannya:

1- DR Khalid Basalamah merupakan Tokoh/Dai Wahabi di Indonesia.
2- Ceramahnya bersifat provokatif dan adu domba.
3- Ceramahnya cenderung menimbulkan ujaran kebencian dan dapat memecah belah kerukunan ummat dan NKRI.
4- Usi ceramahnya tidak sesuai dengan tradisi, adat istiadat dan budaya masyarakat Indonesia. Dan kerap menimbulkan keresahan.
5- Belum ada ijin maupun rekomendasi kegiatan tersebut dari kepolisian setempat.

Masyarakat pun bisa menilai sendiri bagaimana ceramah ustadz Khalid karena 600 lebih ceramah beliau ada di akun youtube dan juga Fb beliau; KH-B atau Khalid Basalamah. Adapun koordinasi dengan aparat sudah dilakukan bahkan aparat pun sebenarnya ada di tempat kajian.

Berita ini pun menjadi viral, dan netizen pun meyesalkan sikap kelompok hijau itu, karena selama ini sangat dikenal aktif mengamankan tempat ibadah agama lain tetapi justru kajian Islam dibubarkan hanya karena beda kelompok. Padahal Alquran mengajarkan kebalikannya;

مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ ۚ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ
"Muhammad itu adalah utusan Allâh dan orang-orang yang bersama dia adalah tegas terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka..." [Qs. al-Fath/48:29]

Alhamdulillah 'ala kulli haal, sikap ustadz Khalid Basalamah menyebut saudara pada orang-orang yang memprotesnya, serta berupaya mencegah keributan dan bentrokan adalah sikap yang sangat tepat. Semoga semua pihak mengambil pelajaran dan kedepan kejadian ini tidak terulang serta kaum muslimin di Indonesia bisa bersatu menghadapi musuh bersamanya.

sumber : wesal